Monday, September 2, 2013

Services in Business

1. Sharing malam minggu ya...this time would like to talk about services in business...kasih tagar #serpis aja...biar ga banyak kecampur

2. Service di dallam dunia bisnis seringkali diartikan sebagai layanan...secara sederhana, tujuannya adalah membuat pelanggan senang dan puas. #serpis

3. Oleh karena itu, pada zamannya, orang sering mengartikan service ini sebagai murah senyum, cepat, lingkungan yang bersih, dsb. #serpis

4. Oleh karena itu pula pada zamannya 1 cycle bisnis adalah : ketahui kebutuhan pasar-buat produknya- deliver-dan capai kepuasan pelanggan. #serpis

5. But today's era is different...competition become more brutal, and customer have more choices and well educated. #serpis

6. Banyak terjadi pelanggan yang ketika ditanya apakah puas, dan mereka jawab puas...tapi, apakah akan beli lagi? mmm...mereka mutar-mutar mata. #serpis

7. Satu cycle bisnis saat ini sudah berubah...ujung akhirnya adalah pelanggan akan datang untuk beli kembali dari anda. #serpis

8. Banyak services yang tadinya adalah "faktor keunggulan bersaing" (competitive advantage) saat ini sudah jadi standard industri. #serpis

9. Ambil contoh senyum dan ramah terhadap pelanggan misalnya... saat ini perusahaan yang tak bersenyum dan ramah bisa dimarahi customer. #serpis

10. Kjell Nordstorm & Jonas R di bukunya Funky Business (2000) pernah bilang bahwa era sekarang ini adalah era "surplus society". #serpis

11. "Surplus society" has a surplus of similar companies, employing similar people, with similar ideas, producing similar things, #serpis

12. Oleh karena itu, loyalitas customer saat ini benar-benar tipis...karena pilihan sedemikian banyak. #serpis

13. Value dari services saat ini benar-benar harus unique, tak mudah ditiru, dan tahan lama. #serpis

14. Banyak ahli mengatakan bahwa smiling face, convenience, easy to shop, dsb hanyalah price of entry saja dalam bisnis saat ini. #serpis

15. Kunci utama dalam service saat ini adalah pada "winning the heart of customer". Inilah yang akan menjamin loyalitas pelanggan #serpis

16. Kalau perusahaan bisa memenangkan share of the heart customer, ini akan lead kepada share of wallet mereka, & share of market akan ikut. #serpis

17. Great companies focus on Share of Heart, Customers have to love you and what you do. #serpis

18. Zaman ini serba "main hati".. :) liat aja-> "leading with the heart, win the customer heart, love what you do-do what you love" #serpis

19. kita tunggu, nanti juga akan terbit bukunya "Managing by Love"...hehe #serpis

20. Kita terusin...so, pertanyaan berikutnya adalah how to win the customer heart sehingga kita jadi lebih competitive? #serpis

21. "The quality of service that reaches the customer begins and  ends with the quality of service the company gives the staff" #serpis

22. Good service dimulai dari bagaimana perusahaan memperlakukan karyawannya. Genuinity itu dirasakan oleh pelanggan lho! #serpis

23. Kalau pegawainya disuruh senyum di depan, tapi di belakang dicambukin, customer pasti akan merasakan kejanggalan senyum itu. #serpis

24. Great service providers inform the customer about what to expect and then exceed the promise..#serpis

25. Tak perlu terlalu membangga-bangga kan dan oversell tentang service yang diberikan...just do it! bahaya kalau over promise. #serpis

26. Winning the customer heart juga dicapai dgn membangun "engagement" with customer...toh engagement yang "bener" terjadi karena cinta kan? #serpis

27. Customer engagement ini bisa terjadi kalau konsep bisnisnya adalah you grow, we grow..kalau cuma mau jualan barang, ndak bisaa! #serpis

28. Beberapa perusahaan membangun engagement ini dengan sama-sama grow their talent...learn together. #serpis

29. Perusahaan lainnya membangunnya dengan "kontrak service jangka panjang", sehingga mereka harus selalu saling menjaga. #serpis

30. Adalagi yang membangun engagement ini dengan membuat bisnis baru bersama-sama.  Banyak cara kok. #serpis

31. Yang penting tidak memaksakan loyalitas, tapi mendeliver value yang  membuat customer feel the benefit punya engagement dengan kita. #serpis

32. Begitulah..services is all about the "heart" yang saling terikat, values yang unique, tak mudah ditiru, dan tahan lama...#serpis

33. Semoga berguna! slamat malam minggu! :) Ciao!  #serpis



Click Here! Another Tweets: Oleh-oleh part 3

Click Here! Another Tweets: Inclusiveness



Monday, August 19, 2013

Oleh-Oleh Part 3

1. Malam tweeps, as mentioned before, saya mau berbagi pengalaman & pikiran dari acara Global Customer Summit nya GE di US minggu lalu. #oleh2x3

2. Sebagai background, acara GCS ini adalah acara tahunan GE yg mengundang selected customers around the world. #oleh2x3

3. Acara GCS diadakan di Crotonville, pusat pelatihan dan think tank nya GE di NY. One of corporate university yg tertua di dunia #oleh2x3

4. Pertama saya ingin cerita tentang Crotonville dulu.  Para ahli manajemen percaya bahwa salah satu kekuatan GE adalah Crotonville ini. #oleh2x3

5. Ada 3 hal yang merupakan asset GE terbesar sejak dahulu. (1) Crotonville, (2) Global Business, dan (3) Teknologi/Innovation. #oleh2x3

6. Crotonville merupakan "kawah candradimuka"...leaders GE yang terseleksi dan akan move up, harus pernah masuk sini. #oleh2x3

7. Crotonville ini merupakan tempat latihan leadership, dan uniknya, 65% pengajarnya adalah GE leaders sendiri. #Oleh2x3

8. Chairman GE mengatakan dia berada di Crotonville ini paling kurang seminggu sekali saat ia ada di US. #Oleh2x3

9. Bisa dilihat betapa komitmen GE leaders terhadap pendidikan future leaders sangat kuat. #Oleh2x3

10. Oleh karena itu saya semakin percaya bahwa the job of a leaders adalah to create another leaders. #Oleh2x3

11. Learning process, adalah kunci dari kesuksesan organisasi...oleh karenanya, perlu ditumbuhkan budaya dan value learning tersebut #Oleh2x3

12. Penyakit terbesar dalam hal learning adalah arogansi...kalimat "I know everything about this subject"..menutup pintu untuk belajar. #Oleh2x3

13. Leaders belajar dengan cara berdiskusi dengan orang-orang di luar dari lingkungannya, dan secara aktif mengajar dan sharing. #Oleh2x3

14. Oleh karena itu, untuk menjadi leaders diperlukan network yang terus diperluas...agar process learnin tadi selalu dinamis. #Oleh2x3

15. Kepicikan terjadi sering karena hanya bergaul dengan orang-orang yang "sejenis" saja dan itu-itu saja...dan karena menghindari keberagaman. #Oleh2x3

16. Karena lingkungan tak bertambah, akibatnya berabe...misalnya korupsi jadi hal yang halal, karena pergaulan sehari-hari juga melakukannya. #Oleh2x3

17. Dan tambah berabe jika lingkungan pergaulan yang itu-itu saja tersebut malah bersekutu mencari jalan keluar untuk menghalalkan korupsi tersebut. #Oleh2x3

18. Karena hal tersebut, maka "diversity" menjadi salah satu hal penting dalam value sebuah perusahaan.  Expand network, expand learning. #Oleh2x3

19. Di Crotonville, GE mengundang customers dari berbagai penjuru..tidak untuk jualan, tidak pula untuk pamer..tapi untuk learning bersama. #Oleh2x3

20. Contohnya: to do business in Mozambique, need to know how does the Mozambiquean doing business..learning from direct source #Oleh2x3

21. Saya jadi terkenang di sini, di Indonesia kita, banyak start up company yang memulai bisnis hanya karena ikut-ikutan & dapat fasilitas. #Oleh2x3

22. A lot of companies not start from learning the customers and just follow the trend...and a lot of them failed. #Oleh2x3

23. Many leaders not start their leadership from understanding their followers, and just being arrogant ..and many of them failed. #Oleh2x3

24. So, that's my first takeaway...diversity for learning make us strong. #Oleh2x3

25. Second, I see the new world starts. Business growth in US and Europe datar dan turun...Sub Saharan Afrika dan Asean melesat! #Oleh2x3

26. Bukan, saya tidak akan menyajikan data-data ekonomi di sini...saya malah ingin membahas tentang people...dan edukasi tentunya. #Oleh2x3

27. Saya amazed melihat orang-orang dari SSA (Sub Sahara Africa) tersebut sekarang.  Mereka active sekali bertanya, membangun network, dan Pe De! #Oleh2x3

28. Sementara negara-negara Asean, masih seperti dulu, lebih banyak diam, berkumpul sesama, dan mengkritisi secara diam-diam. #Oleh2x3

29. Semangat awalnya yang saya rasakan beda.  Orang-orang SSA itu datang dengan semangat belajar dan ingin menjadi Subjek dari globalisasi. #Oleh2x3

30. Those SSA people, sedikit belanjaanya...tapi banyak sekali kartu nama yang ditukarkannya. #Oleh2x3

31. Berulang kali mereka menyatakan, "kami tak mau Afrika hanya jadi market buat negara-negara lain...kami juga mau jadi produsen" #Oleh2x3

32. Dan percaya diri mereka (SSA) itu...entah dari mana datangnya...padahal pengetahuan mereka tak lebih luas dari negara lainnya. #Oleh2x3

33. Padahal, secara becandaan, kita selalu bilang, nama mereka aja susah banget diejanya...gimana coba Ezabengga N'dgon Ngouille. #Oleh2x3

34. Bahasa Inggris mereka bagus...tak takut bicara walaupun berlogat aneh. Tak bisa tidak, bahasa Inggris ini diperlukan!  #Oleh2x3

35. Saya pernah ditanya..."Pak, harusnya orang lain yang belajar bahasa Indonesia". Saya setuju..tapi saat ini kita belum pada level tersebut. #Oleh2x3

36. Confidence teman-teman SSA tersebut datang dari niat mereka...niat untuk maju dan learning...gengsi saja tak bisa membuat kita maju. #Oleh2x3

37. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas Asean, dan sumberdaya alam yang tak kalah banyaknya, bisa jadi SSA akan menyalip Asean. #Oleh2x3

38. My 2nd takeway, di dunia global, capability local dibangun bukan dengan sumberdaya alamnya...tapi dengan peoplenya yang aktif learning. #Oleh2x3

39. Pembelajaran saya yang lain adalah tentang behavior dari para leaders di dunia bisnis yang semakin global ini. #Oleh2x3

40. Pertama adalah tentang integrity.  Semakin jelas bahwa untuk jadi global leader, tak bisa ada kompromi dengan intergritas. #Oleh2x3

41. Seperti salah satu tweet yang saya baca, soal integritas saat ini tak hanya dicatat oleh malaikat, tapi juga oleh internet. #Oleh2x3

42. Dibutuhkan reputasi dan trust untuk bisa doing global business. Ini masalah mentalitas..tak bisa ditekuk-tekuk dan dicari celah-celahnya. #Oleh2x3

43. Yang kedua adalah time management.  Dalam dunia yang serba "penuh" ini, rumusan time management cuma satu, "we own the time". #Oleh2x3

44. Kapan mulai, kapan stop...semua hal dalam time manajemen itu berpulang pada satu hal..."what do we want to achieve" #Oleh2x3

45. Dan dalam time manajemen selalu ada trade off....ada yang dikorbankan..tak bisa semuanya didapat, tak bisa memuaskan semua orang. #Oleh2x3

46. Dalam hal work-life balance, boss saya bilang "when i'm not working, I am with my family...when I am not with them, i am working". #Oleh2x3

47. Serem...tapi itulah pilihannya....dunia ini hiruk pikuk dengan segala pekerjaan yang ada dan bisa dikerjakan.  Kita lah penentunya. #Oleh2x3

48. Behavior yang lain adalah Speed.  Semakin lambat kita menyelesaikan sesuatu, semakin fading opportunity yang ada. #Oleh2x3

49. Saya sering bergurau "zaman sekarang ini, tak ada waktu untuk jet lag...travelling dan beda time zone adalah bagian dari kerja. #Oleh2x3

49. Decision perlu diambil secara cepat...tak bisa menunggu karena adanya macet, atau "bapaknya lagi istirahat"...#Oleh2x3

50. Risk terhadap speed decision making memang besar...tapi risk akibat no decision lebih besar lagi. #Oleh2x3

51. Agar perusahaan bisa canggih dalam speed decision making, maka leaders yang mumpuni harus dibangun sebanyak mungkin. #Oleh2x3

52. Investasi dalam speed = investasi dalam capable leaders. #Oleh2x3

53. Behavior berikutnya adalah kebugaran.  Tempat paling ramai setelah tempat makan di Crotonville adalah tempat olah raga. #Oleh2x3

54. Agar tetap mumpuni dalam decision making, analysis, dan menyerap informasi, global leaders harus bugar. Work Out is a must! #Oleh2x3

55. Terakhir adalah "well informed".  Gunakan social media sebagai source of info yang membangun process learning...#Oleh2x3

56. Tak apa kurang gaul dikit gara-gara tak memantau gossip, yang penting well informed dengan global issues yang related dengan pekerjaan kita. #Oleh2x3

57. As a final thought, saya melihat bahwa betapa pun dunia ini terus mengglobal, dan diisi oleh beragam macam orang, kita adalah...#Oleh2x3

58. ...kita adalah makhluk yang bersahabat...Di meja makan, semua hal kembali ke kodratnya..makan bersama dan mengobrol hangat! #Oleh2x3

59. Sekian oleh-oleh part 3 nya...semoga berguna! Selamat malam dan selamat beristirahat.... #Oleh2x3



Click Here! Another Tweets: Oleh-oleh part 2

Click Here! Another Tweets: Inclusiveness

Click Here! Another Tweets: Passion


Wednesday, August 7, 2013

Inclusiveness

1. Mudah-mudahan belum terlalu malam untuk sharing sesuatu...malam ini ingin bahas tentang #inclusive ness

2. #inclusive adalah value yang penting dari seorang leader. Di GE, value ini merupakan salah satu dari 5 values utama untuk menjadi growth leader

3. Saya agak sulit menemukan padanan #inclusive dalam bahasa Indonesia..mungkin teman-teman bisa membantu

4. #Inclusive ness is the ability to build a great team..kemampuan seorang leader untuk tidak hanya bisa berkolaborasi, tapi juga lebur daam teamnya

5. Kunci agar seorang leader bisa #inclusive adalah "listening"

6. #inclusive starts with humility - knowing that we don't have all the answers and that great ideas can come from anywhere

7. To get to the best solutions, leaders must be open to different views. #inclusive

8. Followers yang baik akan memberikan input yang baik, maka leaders jangan menutup kesempatan followers utnuk berpendapat berbeda. #inclusive

9. Perlu kesadaran kuat dari setiap member dalam organisasi bahwa mereka saling terkait dan merupakan bagian dari seluruh team. #inclusive

10. Konsep yang sebenarnya simple...tapi #inclusive lebih dari sekedar bekerja sama, melainkan ada faktor learning bersama juga di dalamnya

11. #inclusive requires respecting others’ ideas and cultures to get the best out of everyone and drive engagement

12. Ada kata kunci "Engagement" dalam #inclusive ness.  Kesalingterkaitan...sesuatu yang hanya bisa dibangun jika memiliki "A Shared Need".

13. Sebuah organisasi yang memiliki orang-orang yang #inclusive akan memiliki kapabilitas integral dari seluruh member dalam organisasi tersebut

14. Agar bisa #inclusive, penting untuk mengerti dan mem"value" keberagaman yang ada (cultures, generations, customers and thought processes)

15. Di zaman sekarang ini, diversity yang effective akan sangat perkasa dalam membentuk kemampuan sustainability sebuah organisasi. #inclusive

16. Ada masanya ketika keseragaman adalah kunci sukses organisasi, tapi dengan zaman yang penuh perubahan saat ini, keberagaman kuncinya. #inclusive

17. Game nya adalah bagaimana men"drive" keberagaman tersebut agar menjadi kekuatan organisasi...untuk itu dibutuhkan value #inclusive

18. Karena dunia yang global menampilkan keberagaman, leaders perlu respect diversity and not afraid to deal with complexity. #inclusive

19. Leaders yang tak ingin berurusan dengan cultural and business complexity, sukar bisa jadi global leaders. #inclusive

20. To be able to deal with complexity, #inclusive value is needed...respect diversity, humble, and open for any ideas

21. Hal yang membawa perusahaan dapat maju adalah ketika orang-orangnya tak gengsi untuk belajar dari perusahaan lain. #inclusive

22. Tak berarti kalau perusahaan kecil atau "perusahaan kampung" tak memiliki sesuatu yang bisa dipelajari...#inclusive

23. Banyak kisah perusahaan besar yang tambah kuat ketika mereka belajar dari perusahaan yang lebih kecil...terutama tentang simplicity. #inclusive

24. #inclusive leaders encourage discussions. value diversity of thoughts, and challenge others to think outside usual paradigms

25. #inclusive leaders membangun lingkungan di mana para pegawainya bangga ketika mereka listen, respect and show interest in others’ ideas

26. #inclusive leaders itu humble...mereka melihat sukses dari anak buahnya sebagai refleksi dari kesuksesan mereka..bukan sebagai ancaman kepada mereka.

27. #inclusive leaders membangun "diverse teams" yang me-leverage keunikan individu, dan menghargai kesamaan diantara anggota teamnya

28. Kecenderungan yang ada pada leaders adalah membentuk team yang melulu "patuh" pada mereka dan tak berani bersuara berbeda. #inclusive

29. It's ok jika leaders ingin punya team yang dia "nyaman" bekerjasama, but kenyamanan itu tak boleh menutup diversity of thought. #inclusive

30. Hah! loncatan pikiran ini sering lebih cepat dari kemampuan menulis 125 kata...kultwit #inclusive vs tantangan Twitter..:)

31. Value #inclusive ini masih belum terpartri di banyak organisasi di Indonesia, karena seringkali kita "takut" pada keberagaman

32. Padahal, untuk menghadapi dunia yang semakin beragam dan semakin cepat berubah ini, dibutuhkan keberagaman dalam organisasi. #inclusive

33. Untuk menjaga efektifitas keberagaman ini, banyak perusahaan menerapkan matrix organisasi...orang report ke lebih dari satu boss. #inclusive

34. Dalam matrix organisasi tersebut, orang-orang yang tak punya value #inclusive susah untuk dapat maju dan berhasil...

35. Future leaders Indonesia, bersiaplah untuk jadi lebih #inclusive...learning, humble, respect diversity, and open minded kuncinya..

36. Sekian cerita tentang #inclusive malam ini...seperti biasa, ini cuma sharing...kalau bermanfaat, sikat, kalau ndak, cuekin aja. Cheers!



Click Here! Another Tweets: Passion

Click Here! Another Tweets: Sharing


Thursday, August 1, 2013

Passion

1. Panggilan hati makin berisik nih...sudah dua minggu tak sharing.. :)...malam ini ingin cerita tentang #passion ah..

2. Dalam manajemen dan leadership, kata #passion memiliki tempat khusus...kata ini seperti starter yang diperlukan untuk menjalankan sebuah engine

3. Kata #passion ini rada "ribet" kalau diBahasaIndonesiakan...mau diartikan nafsu, atau hasrat, kok rasanya agak-agak berbau libidinal.. :)

4. Dalam buku-buku manajemen, banyak dituliskan bahwa leader yang baik itu passionate..punya #passion...maksudnya apa? apa harus ambisius?

5. Well, saya mengartikan #passion sebagai "Energy"...ada kekuatan yang mendorong diri untuk bermimpi dan berupaya keras mencapai mimpinya.

6. #passion bukan cuma bernafsu untuk menang. Buat saya, menang (dan bisa juga kalah) tersebut adalah hasil, atau output dari passion

7. Bisa berabe kalau #passion hanyalah nafsu untuk menang. Karena bisa jadi orang menghalalkan segala cara untuk menang agar passionnya terpenuhi

8. #passion adalah proses kontinyu...permulaanya adalah adanya keinginan untuk memiliki dan menciptakan dream..

9. Perbedaan good leader dan doers adalah pada permulaan proses #passion tersebut...good leader passionately create their own dream.

10. Doers hanya passionate untuk menyelesaikan tugas yang diberikan pada mereka...they don't come with ideas and creativity. #passion

11. Leaders yang menggunakan #passion nya dengan baik, tak takut gagal dalam mencapai dreamnya. They'll learn from the mistakes & do the effort again

12. #passion akan melahirkan kemampuan untuk berani bertindak...Passionate leaders lebih banyak berpikir untuk "CAN" daripada "CANNOT"

13. Jika dari awal sudah sarkastis dan pesimis, #passion tak menemukan tempat yang baik untuk tumbuh...

14. leaders dengan #passion yang baik, tak takut untuk bermimpi tinggi...stretch target adalah merupakan makanan bergizi bagi passion.

15. Tentunya #passion tak berhenti pada mimpi...karena prosesnya kontinyu, passion tumbuh subur ketika proses mewujudkan mimpi tersebut dijalankan

16. #passion dijaga dengan mentalitas keterusbelajaran...makanya passion bukan hanya nafsu untuk menang...tapi untuk proses mewujudkan dream

17. I'm lucky enough to meet a lot of great leaders in my life....they have one common thing: they have #passion in learning

18. Sering #passion tumbuh kala mengerjakan sesuatu yang disenangi...Tapi apakah harus hilang passion ketika terpaksa bekerja di bidang lain?

19. Saya percaya ada jalan berputar, dan ada jalan parallel...selama kita letakkan kata "learning" dalam pekerjaan kita, #passion tetap tumbuh

20. Jangan biarkan hidup kita berjalan tanpa #passion kala satu saat kita putus asa terhadap kondisi yang kita hadapi...

21. Seperti juga cinta, #passion will find they way if you keep it alive...(jiaah!!!)

22. Saya pernah kehilangan #passion, ketika sudah tak mau lagi bermimpi karena kenyataan hidup susah dengan kursi roda...itu salah besar!

23. Don't let your dream pergi dari hidup anda...apa pun hambatan hidup yang dihadapi...membiarkannya pergi berarti melenyapkan #passion..

24. Dalam interview calon pegawai baru, saya selalu menemukan good talent yang passionate punya "fire in their eyes" when they talk. #passion

25. Dalam menghadapi crisis, I can differentiate good people and not so good dari #passion mereka menghadapi tantangan tersebut

26. Doers and low quality talent akan lari, blame others, and have no new idea ketika dihadapi dengan krisis. #passion

27. True leaders dan high quality talent malah makin passionate dan come up with lots of idea when they are facing crisis. #passion

28. Setiap orang terlahir punya #passion...the game is putting an effort to growing it and keep it alive when crisis or difficulties come

29. #passion tak bisa ditunggu untuk tumbuh dengan sendirinya...lalu tak ngapa-ngapain kalau dia tak tumbuh...passion butuh effort..

30. Finally, selalu diperlukan mentalitas "keterusbelajaran" agar #passion bisa hasilkan sustainable advantage bagi kita

31. Sekian..semoga bermanfaat. Selamat malam...(dan bukan "semangat pagi!!"..karena ini sudah malam, walaupun masih passionate.. :))) #passion



Click Here! Another Tweets: Sharing

Click Here! Another Tweets: Sahabat


Monday, July 15, 2013

Sharing

1. Heeey....belum bikin cerita akhir minggu ini....I'd like to share about #sharing malam ini.

2. Saya sering dapat pertanyaan...kenapa sih spend time untuk bikin kultwit tiap akhir pekan? #sharing

3. Well, secara gampangnya, jawaban saya adalah "because i like #sharing"...i feel alive when I do that...

4. Sepanjang sejarah hidup saya, saya banyak belajar dari #sharing orang-orang yang bermurah hati berbagi ilmu dan pengalamannya kepada saya

5. Saya terpesona dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman dari @akademiberbagi yang menyediakan waktu&tenaga untuk terjadinya proses sharing

6. Saya terpukau dengan konsep CEO Nutrifood @wumard yang menyatakan "pendidikan itu memerdekakan manusia" #sharing

7. Dan dari pengalaman proses belajar, saya mendapatkan bahwa proses tersebut adalah proses kontinyu...jembatannya adalah #sharing

8. Dan dalam agama yang saya anut, proses belajar dimulai dengan "membaca" (iqra), dan dilanjutkan dengan "menyampaikan" (inzar) #sharing

9. Saya juga melihat bahwa great leaders put #sharing sebagai salah satu values leadership mereka

10. Untuk menjadi leader, diperlukan kemampuan menyarikan suatu hal, dan menyampaikan ulang...ini proses yang kontinyu. #sharing

11. Orang yang hanya menyimpan ilmunya untuk dirinya sendiri adalah orang yang tak ingin bertambah maju #sharing

12. #sharing menuntut kita berpikir dua kali...mengerti suatu masalah, dan berusaha mengajak orang lain ikut berusaha mengerti tentang hal tersebut

13. Menurut saya #sharing ini bukan tergantung pada tipe orang yang senang ngomong atau tidak...Ini tergantung dari kesadaran dan keinginan berbagi

14. Tentu tergantung niatnya juga...ada orang-orang yang niat #sharing untuk kepentingan dirinya sendiri..tak apa...itu hak orang masing-masing

15. Tak guna melakukan judgement terhadap orang yang ingin #sharing...karena namanya juga sharing, kalau berguna, ambil, kalau tidak ya tinggalkan saja

16. Buat saya, #sharing adalah tantangan menarik dalam proses belajar...karena dengan itu saya dituntut untuk know more..think more..

17. Pengalaman adalah sumber #sharing yang tak ada habisnya...apalagi kalau yang di-share tidak hanya sukses stories, tapi juga failures & mistakes

18. Bayangkan kalau kita bisa dapat #sharing dari 10 orang saja profesional yang punya, say 10 years experience, it's a 100 years of knowledge!

19. That's why I saw many great leaders nggak malu-malu nanya sama orang lain tentang ilmu dan pengalaman mereka. #sharing

20. That's why as a lifetime student, we cannot be arrogant about knowledge...learn and ask from others. #sharing

21. #sharing is an interactive process...tidak hanya menyampaikan...tapi juga bertanya dan mendengarkan dari orang lain

22. Organisasi yang para leadersnya nggak mau #sharing, akan gagal untuk jadi learning organization

23. Sekarang banyak dibikin Corporate University..yang utama dari lembaga itu adalah menyediakan stage agar leadernya #sharing

24. Saya beruntung di tempat saya kerja, even leader tertinggi (Chairman) pun punya waktu tak kurang dari sekali seminggu untuk #sharing

25. Setiap ada global leaders yang berkunjung ke suatu tempat, selalu ada waktu untuk doing #sharing ..baik dengan karyawan maupun dengan customer

26. Di pusat pendidikan kami, di Crotonville, tiap-tiap kelas yang diadakan punya kesempatan diajar sama global leadersnya GE. #sharing

27. Yang namanya Chairman GE, orang No. 1 di GE, agendanya tidak pernah kosong dari "#sharing at Crotonville or at customer site"

28. #sharing adalah bagian dari leadership...good leaders do sharing

29. Lalu, bagaimana caranya agar bisa #sharing? well, start with mapping what you know, what you experience, and what you think

30. Then strukturkan pengetahuan itu dalam kotak-kotak tematik tertentu....ya, perlu ada usaha di sini untuk bisa #sharing

31. #sharing tidak selalu harus di panggung, atau di tempat banyak orang yang mendengar...sharing is not a show off

32. Again, if you put #sharing as a learning process where you can learn and others can learn, then this process can be done anywhere

33. Nah, dalam konteks ingin dapatkan #sharing dari orang lain, jangan bete kalau yang ditanyakan tak jawab..karena sharing adalah proses sukarela

34. Tak perlu pula memaksakan agar orang lain mendengarkan #sharing kita...wong namanya sharing kok maksa.. :)

35. So, learn and share your knowledge and experience...from anybody..to anybody..we will grow and move up with that. #sharing

36. Open minded akan lebih baik untuk proses belajar daripada sarkastik dan mencela yang tak menghasilkan pengetahuan baru. #sharing

37. Doing #sharing juga berarti harus siap menerima feedback dan input dari orang lain. Dan juga siap mengaku salah kalau memang salah

38. Apa yang ditakutkan untuk mengaku salah dalam #sharing? toh ini proses pembelajaran untuk diri sendiri juga..

39. Makanya atribut arogan, tak mau dengar orang lain, dan yang benar cuma gue tak bisa dilekatkan dengan #sharing ...jadi kacau proses pembelajarannya

40. Seperti samboyannya @akademiberbagi , "Berbagi bikin happy", #sharing tersebut akan enak dan asik kalau diletakkan dalam koridor tersebut

41. That's it...semoga berguna.. again #sharing itu bersifat bebas...kalau tak dirasakan berguna, buang dan cuekin saja..easy.. :) nite nite



Click Here! Another Tweets: Sahabat

Click Here! Another Tweets: Oleh-Oleh Part 2


Monday, July 8, 2013

Sahabat

1. In the mood to share some of my thoughts...kali ini tentang #sahabat

2. "human is by nature a social animal" kata Aristoteles.  Our lives depend on other humans.  #sahabat

3. Dalam konteks memiliki #sahabat, our connections to others are key to not only survival, but also to happiness and the success of careers

4. Dalam pengalaman hidup saya, #sahabat memiliki banyak sekali peran yang berarti...ada proses saling mempengaruhi di sini

5. Tentu tak semua teman kita bisa dijadikan #sahabat...perlu ada suatu link, chemistry, yang akhirnya bisa meng-connect-kan kita

6. #sahabat menjadi penting dalam hidup kita, karena connection utamanya adalah trust..and with them, terajutlah sebuah kata yang hebat, yaitu "WE"

7. The power of "WE" sesungguhnya sangat besar, karena terjadi proses saling influence di situ...#sahabat

8. Ada kisah tentang seorang pematung Yunani dalam mitologi mereka...pematung tersebut bernama "Pygmalion".  #sahabat

9. Pygmalion pematung hebat.  Satu hari dia membuat patung wanita yang luar biasa cantik, sehingga ia jatuh cinta pada patung tersebut. #sahabat

10. Saking jatuh cintanya, Pygmalion menamai patung tersebut Galatea, dan memohon pada dewa-dewi agar Galatea bisa jadi manusia. #sahabat

11. Bertahun-tahun memohon, satu hari permohonan Pygmalion dikabulkan.  Jadilah Galatea manusia, dan mereka menikah happily ever after. #sahabat

12. Mitologi tersebut berhenti di situ..sampai suatu hari ada seorang guru yang berpikir kisah Pygmalion tersebut ada hubungannya dengan motivasi. #sahabat

13. Guru itu, Rosenthal, kemudian membuat experimen terhadap 3 kelas yang diajarnya.  1 kelas diberi ekspektasi tinggi, 2 kelas lain tidak. #sahabat

14. Ternyata kelas yang diberi ekspektasi tinggi memberikan nilai ujian akhir yang lebih tinggi dari kelas-kelas lainnya. #Sahabat

15. Mulailah Rosenthal berpostulasi..."Jika atasan memberi ekspektasi tinggi pada bawahannya, maka bawahan tersebut akan termotivasi #sahabat

16. Motivasi atas dasar ekspektasi tersebut timbul karena ada Self Fulfilling Propechy.  Tingkat kepercayaan diri yang tinggi. #sahabat

17. Postulasi ini dalam perjalanan waktu diuji berkali-kali dalam berbagai team..ternyata banyak yang terbukti. #sahabat

18. Fenomena munculnya motivasi yang tinggi dan prestasi yang tinggi akibat ekspektasi tersebut kemudian dikenal dengan nama Pygmalion Effect. #sahabat

19. Interestingly, pygmalion effect ini bisa juga terjadi dari bawah ke atas, dan secara lateral. #sahabat

20. Ketika saya pertama kali sakit & tak bisa berjalan, kedua orang tua saya, dan para #sahabat saya tak berhenti berekspektasi pada saya

21. Teman-teman saya di SMA Labschool tersebut, entah bagaimana caranya, tetap percaya bahwa saya akan bisa melanjutkan hidup dengan sukses. #sahabat

22. Man, when your #sahabat beleive in you, you feel like you have power to move the mountain or ready to die trying

23. Ada proses saling influence di situ.  Kepercayaan dan the way para #sahabat saya treat saya 26 tahun yang lalu, telah membuat saya kuat

24. Karena Tuhan telah menciptakan kita sebagai mahluk sosial, Dia juga telah memberikan sistem simbiosis mutualisma. #sahabat

25. Tak terpikir buat saya bisa nonton konser Iwan Fals di Senayan di tahun 90 an tanpa ada #sahabat yang yakin bahwa saya bisa menontonnya

26. Tak pula terpikir buat saya bagaimana menaklukkan 4 tangga agar bisa praktikum di IPB tanpa ada para #sahabat yang selalu siap membantu

27. ...dan juga di IPMI, dan di UI, dan di GE..dan seterusnya...#sahabat selalu memberikan arti dalam kehidupan saya dan menjadi penguat mental

28. Ketika per #sahabat an dibangun atas dasar konsep "WE", we trust each other, we have the power to make dream come true

29. #sahabat adalah ikatan yang unik...tak perlu ada rhythm di sini..tak ada operating procedure...yang ada adalah trust dan ready to help

30. Tak seperti cinta, per #sahabat an tak perlu menghasilkan cemburu..tak juga perlu ada rasa iri dan tersaingi

31. Saya belajar bahwa per #sahabat an adalah kesenangan bersama ketika salah satu dari kita senang, dan ikut berduka kala salah satu sedih

32. We share joy and sadness with #sahabat tanpa ada rasa takut menjadi sombong dan dan takut menyusahkan mereka

33. I learned, bahwa menjadi #sahabat berarti menyiapkan diri untuk ikut merasakan kesusahan bersama dan senang kalau sahabat kita senang

34. Bagaimana caranya bisa memiliki #sahabat? well, start with open minded bahwa tak perlu ada pembatasan untuk berteman

35. Again, tak semua teman bisa menjadi #sahabat...tapi jika membuat batasan, apalagi kasta untuk berteman, populasi untuk bersahabat jadi kecil

36. Then it is always good to have the mindset we will be happy if we can be useful for others. #sahabat

37. Ber #sahabat bukan pula berarti bahwa kita harus selalu bersetuju...perbedaan pendapat atau pikiran adalah very human.

38. Again because the basis of per-#sahabat an adalah Trust, maka perbedaan pendapat tak sepatutnya membuat persahabatan hancur

39. When you trust somebody, you also respect others' idea, thoughts, and prinsip tanpa berarti harus sejalan dengan kita. #sahabat

40. Persahabatan malah jadi lebih berwarna ketika we accept dan respect diversity. #sahabat

41. I'm glad dalam hidup ini saya memiliki #sahabat yang berbeda-beda latar belakang maupun prinsip hidupnya. I feel my world is colorful with them

42. Tak bisa ada kata "memaksa" dalam persahabatan.  #sahabat itu giving, sharing, respecting...

43. Find your #sahabat...if you don't have any...they are there...somewhere...mungkin jalannya yang belum ketemu untuk membawanya kepadamu

44. Membangun persahabatan adalah proses aktif...bukan reaktif. #sahabat

45. Saya beruntung, saya dikelilingi para #sahabat...kami berbeda-beda dalam banyak hal, tapi 1 hal yang pasti, we love if we can be useful to others

46. That's all for tonight...mudah-mudahan ada gunanya....adios! 



Click Here! Another Tweets: Oleh-Oleh Part 2

Click Here! Another Tweets: GE Values


Monday, July 1, 2013

Oleh-Oleh - Part 2

1. Okay, saya cerita random saja tentang pengalaman dua minggu out of town ini... pakai hastag #oleh2x2 ya..karena pernah tulis #oleh2x juga dulu

2. Dua minggu lalu, saya dan 48 orang global leaders GE berkumpul di Thailand, kita belajar lagi tentang doing business in global world #oleh2x2

3. Setiap tahun selalu ada training ini.  Lokasinya berbeda-beda, tahun lalu di middle east, tahun sebelumnya di Latin Amerika. #oleh2x2

4. Tujuan training ini agar para global leaders GE bisa berinteraksi belajar bersama dan membuat sebuah project growth #oleh2x2

5. Buat saya, yang paling menarik adalah berinteraksi dengan 48 global leaders tersebut selama dua minggu. Banyak pelajaran yang saya dapatkan. #oleh2x2

6. Pelajaran pertama adalah saya semakin yakin bahwa kita memang sudah di zaman globalization of talent. #oleh2x2

7. Thomas Friedman, kolumnis dan pengarang buku The World is Flat bilang bahwa terjadi 3 tahapan globalisasi. #oleh2x2

8. Tahap I adalah Globalization of the Country, dimana negara-negara mencari sumber daya alam di negara lain..yang berujung pada kolonialisasi. #oleh2x2

9. Tahap II adalah Globalization of The Company, yang memunculkan multinational companies seperti Unilever, Exxon, BP, GE, Philips, dsb. #oleh2x2

10. Dan Tahap III adalah Globalization of The People tadi, yang saat ini sedang terjadi...tak tahu ujungnya nanti apa.. #oleh2x2

11. But I met GE Leaders untuk bisnis Capital di Brazil yang merupakan orang India dengan pendidikan di Jepang dan pasport UK. #oleh2x2

12. I found juga regional leaders GE oil and gas di Afrika yang merupakan orang Italia dengan kemampuan 4 bahasa Afrika. #oleh2x2

13. Begitu juga GE Leaders di Myanmar yang orang Myanmar asli (dengan nama Andrew) yang balik ke negaranya setelah 20 tahun tinggal di US. #oleh2x2

14. Dalam komunitas 50 orang GE global leaders itu saja, sudah terjadi United Nations of leaders...#oleh2x2

15. Kala 50 orang tersebut cerita tentang pengalaman hidup & berbisnis dalam 20 tahun terakhir, maka terdapat cerita tentang>75% negara di dunia ini. #oleh2x2

16. Then I learned bahwa untuk menjadi leader saat ini dan di masa depan, diperlukan kata "global" di depan kata "leader" tersebut. #oleh2x2

17. Saya melihat berbagai kesamaan dari para global leaders tersebut...First they are very welcome dengan kompleksitas budaya yang ada. #oleh2x2

18. Global leaders melihat kompleksitas budaya sebagai area of learning, bukan sebagai area of debating which one is right or wrong. #oleh2x2

19. Global leaders juga harus siap dengan kompleksitas melakukan bisnis karena keberagaman budaya yang ada. #oleh2x2

20. Global Leaders yang sukses mampu dengan cepat melakukan adaptasi dengan keberagaman budaya. #oleh2x2

21. Kedua, untuk jadi Global Leaders diperlukan behavior humble...tak memaksakan diri bahwa dia selalu benar. #oleh2x2

22. Saya amazed melihat bahwa being humble ternyata membuka banyak sekali pintu bagi proses pembelajaran. #oleh2x2

23. Berdiskusi menjadi seperti berenang di samudra pengetahuan ketika pertanyaan yang keluar adalah "what do you think"  #oleh2x2

24. Persamaan ketiga dari para global leaders yang saya temui adalah kemampuan mereka menangkap informasi dengan cepat. #oleh2x2

25. Ternyata, by dealing with a lot of complexity & diversity, kita jadi terlatih untuk mencari, menangkap & memproses dengan cepat. #oleh2x2

26. Sekali lagi, kuncinya adalah membaca dengan spektrum yang sangat luas...tak membatasi hanya membaca yang disukai saja. #oleh2x2

27. Yup! those global leaders pada doing speed reading...tak bisa menunggu saat yang enak dan tempat yang bagus untuk membaca. #oleh2x2

28. Juga diperlukan kemampuan untuk berpikir lompat dari satu hal ke hal lain agar jadi Global Leader...#oleh2x2

29. "let's switch the gear for a while"...adalah kalimat yang sering saya dengar ketika kami berdiskusi... #oleh2x2

30. Kita perlu belajar me"multi-tasking"kan otak kita...ternyata latihannya dengan berdiskusi tentang beberapa masalah dalam waktu bersamaan. #oleh2x2

31. Karena waktu selalu tak pernah cukup, tak bisa menunggu Rapim, dan Rapat ini itu, untuk bisa mendiskusikan masalah yang ada. #oleh2x2

32. "ntar aja kita bahas di rapat ya"...kalimat ini tak laku bagi para global leaders.  When issues arised, discuss it right away. #oleh2x2

33. Ngantuk euy...besok disambung lagi habis isi TTS Kompas Minggu ya! :) #oleh2x2

34. Tweeps, kita sambung lagi cerita semalam tentang global leaders ya! #oleh2x2

35. It is always interesting to see all the global leaders berusaha meng-explore berbagai sudut pandang dalam menyelesaikan masalah. #oleh2x2

36. Sebuah exercise sederhana : coba anda betulkan persamaan ini dengan hanya boleh membuat 1 garis : 5 + 5 + 5 = 550. #oleh2x2

37. Kebanyakan orang (termasuk saya), langsung meletakkan garis di tengah tanda "=", sehingga 5 + 5 + 5 "tidak sama dengan" 550. #oleh2x2

38. Menarik ketika ternyata dengan menarik garis di tanda "+", bisa menjadikannya angka "4".  Sehingga jadi 5 4 5 + 5 = 550. #oleh2x2

39. Excercise sederhana tersebut bisa mengajarkan kita cara berpikir yang berbeda namun tetap tepat sasaran. #oleh2x2

40. That's it.. "learning to think out of the box is like swimming, you cannot just learn it from the book...need exercise". #oleh2x2

41. Options of solution tak akan lahir banyak jika cara kita memecahkan masalah terbelenggu dengan cara-cara lama dan standard #oleh2x2

42. Leaders perlu mem-push team nya dan memberikan keleluasaan bagi mereka untuk come up dengan cara pandang yang berbeda. #oleh2x2

43. Bagi para follower, biarpun your boss tidak terbuka untuk ide baru, jangan pernah letih untuk menghasilkan ide baru...#oleh2x2

44. Lalu tentang bekerja dalam team.  Satu hal penting, team means WE. Once kita merasa kita yang paling benar, teamwork gugur. #oleh2x2

45. Dalam teamwork dengan para global leaders, saya belajar bahwa listening to others ternyata sama pentingnya dengan giving opinion. #oleh2x2

46. Karena listening and giving opinion dalam teamwork prinsipnya harus didasarkan untuk learning and solving the problem together. #oleh2x2

47. Keliatan bener kalau orang yang mau show off aja di dalam team dengan memaksakan pendapatnya, ke-leadership-annya kerdil. #oleh2x2

48. Ketika butuh untuk menyampaikan pendapat, think first, then say it...jangan kebalik! :). #oleh2x2

49. Perlu penyampaian pendapat yang runut cara berpikirnya, Why-What-How adalah alur yang sangat efektif. #oleh2x2

50. Hal lain yang saya pelajari dari para global leaders tersebut adalah mereka ta'at dalam menjaga staminanya.  Work out is important.#oleh2x2

51. Perlu disiplin dan rhythm yang tetap untuk olah raga.  Menjadi global leaders butuh stamina.  Tak bisa ngantukan dan lemesan. #oleh2x2

52. Saran saya bagi para future global leaders adalah have your 5 days in a week workout regularly..min 30 mins. #oleh2x2

53. And i didn't see global leaders yang mengeluh, "uhh..sibuk sekali ini"...when you want to become a leader, you deal with sibuk!  #oleh2x2

54. Kadang kata "sibuk" seringkali jadi seperti excuse untuk tidak lakukan ini itu...padahal, it is just another process in life. #oleh2x2

55. Kunci memanage kesibukan adalah when to start and when to stop...and making it fun! that's it. You cannot satisfy everybody.  #oleh2x2

56. Treat "sibuk" easily, when need to deal with something, deal with it, but if you need to make time, there's always a way to make time #oleh2x2

57. Selalu ada trade off ketika kita deal with "sibuk"...dan the way we deal with kesibukan adalah pilihan kita. #oleh2x2

58. I have tons of work to catch up setelah 2 minggu "ngilang" ini...but I make time to do this kultwit..because i like doing this. #oleh2x2

59. Balik lagi ke para global leaders, satu kesamaan dari mereka lagi adalah they like to have new friends..tak perlu lihat kasta.  #oleh2x2

60. Saya jadi gemes kalo inget di negeri kita banyak orang yang karena jabatannya jadi semena-mena pada orang lain yang tak punya jabatan. #oleh2x2

61. Those global leaders easy aja naik tuktuk ketika jemputan limo tak ada. Padahal banyak mereka yang run billion dollar business. #oleh2x2

62. Jangan biarkan terperangkap oleh jabatan...itu hanya akan membuat kita jauh dari kesempatan punya teman & slowing down things. #oleh2x2

63. While in global world speed adalah kunci utama keberhasilan, buang jauh-jauh kejaiman dan kekasta-kastaan. #oleh2x2

64. Then about work-life balance.  Again ini pilihan.  Tak dipungkiri ada yang kehilangan keluarganya gara-gara kerjaan. #oleh2x2

65. Juga ada yang gunakan segala teknologi untuk tetap keep connecting dengan keluarganya. #oleh2x2

66. Dan, tak sedikit yang mampu mengatur semuanya sehingga tetap bisa aman dan langgeng. #oleh2x2

67. Buat saya, ketika dibutuhkan waktu untuk family, then business goes to number 2.  Apa pun resikonya. #oleh2x2

68. Interesting melihat global leaders yang saya temui tersebut punya prinsip yang sama...hanya saja ada yang mampu lakukan, dan ada yang tidak. #oleh2x2

69. Terakhir, you need to have and teach your sense of humor when you become global leaders. #oleh2x2

70. Kerjaan jadi asik kalau ada bumbu humor nya.  Humor paling asik adalah ketika bisa mentertawakan diri sendiri. #oleh2x2

71. Sekian dulu cerita #oleh2x2 nya ya...next time kita obrolan lagi tentang pengalaman saya yang lain.  Semoga berguna! salam!



Click Here! Another Tweets: GE Values

Click Here! Another Tweets: Masa Kecil


Tuesday, June 11, 2013

GE Values

At GE, We believe that everyone can be a leader..and when one person grows and improves, we all can grow and improve. Together, We All Rise.

The foundation of people development at GE is leaders inspire others to be their best.

At GE, we learned ta our culture drives our longevity. Our leaders drive our culture. By leading at all levels, we work as one.

We are collaborative : We build relationships and share knowledge.

We are experiential : We learn by doing because there is no better way.

We are meritocracy : We prove ourselves before we lead others.

Leaders' process to keep all rising together: (1) Tell people what's expected, (2) Help people get there, and (3) Hold people accountable

1. Dengan pembukaan beberapa tweets sebelumnya tersebut, malam ini ingin berbagi tentang #GEvalues...the way we work...mudah-mudahan bisa memberi inspirasi

2. The #GEvalues - sering juga kami sebut sebagai "The Growth Values" memberi dasar bagi kami bagaimana untuk perform

3. #GEvalues yang pertama adalah External Focus...Dengan value ini, leader pertama kali harus bisa in tune with customers & environment

4. #GEvalues External Focus juga mensyaratkan leader connects dengan stakeholders nya, dan well educated on global issues

5. #GEvalues yang kedua adalah Clear Thinker. Dalam values ini, leader harus Embraces and adapts to uncertainty. Change adalah opportunity

6. #GEvalues Clear Thinker juga meminta leader untuk menggunakan knowledge dan insting secara decisively.

7. Tentunya #GEvalues Clear Thinker juga mensyaratkan leaders untuk hit their commitments. Tak bisa NATO (no action tweet only)... :)

8. #GEvalues ketiga adalah Imagination and Courage. Leaders wajib untuk generates innovative ideas. Tak bisa jadi free raider ajaa..

9. Imagination and Courage nya #GEvalues juga menuntut leaders untuk takes risks and learns from success & failure

10. #GEvalues Imagination and Courage ini, pada akhirnya akan meminta leaders untuk men-challenge bureaucracy.

11. Karena speed adalah key success factor dalam kompetisi dunia global saat ini, maka birokrasi jadi musuh utama organisasi. #GEvalues

12. #GEvalues keempat adalah Inclusiveness. Dengan ini, leaders harus bisa welcome ideas, listens, and...humble.

13. Mana bisa welcome ideas dari sumber manapun kalau kita arogan. #GEvalues

14. Arogansi adalah tembok yang tinggi dan tebal untuk dapat work closely with our team, and learning from everywhere. #GEvalues

15. #GEvalues Inclusiveness juga harus membuat leaders bisa collaborates with others dengan respek terhadap individual dan culture

16. Karena keberagaman adalah salah satu kekuatan organisasi, maka respek terhadap budaya diperlukan dalam kolaborasi yang efektif. #GEvalues

17. Inclusiveness dapat menghasilkan leaders yang men-drive engagement. #GEvalues

18. #GEvalues yang kelima atau terakhir adalah Expertise. GE Leaders dituntut untuk memiliki domain expertisenya.

19. Buat saya dan teman-teman di GE Indonesia, kita bertekad, salah satu domain expertise kita adalah tentang Indonesia. #GEvalues

20. Tak boleh lagi orang lain lebih (atau sok) ngerti tentang bisnis GE di Indonesia. Ini domain expertise kita. Kita harus belajar! #GEvalues

21. #GEvalues Expertise juga menuntut leader untuk selalu mendevelop diri sendiri dan orang lain. We all have to rise together.

22. Terakhir, #GEvalues Expertise mensyaratkan GE leaders untuk me-leverage technology.

23. Demikianlah, 5 #GEvalues agar leaders grow di GE. External Focus, Clear Thinker, Imagination & Courage, Inclusiveness, dan Expertise.

24. Tentunya tiap perusahaan punya values nya sendiri-sendiri...dan pastinya bagus-bagus. Tweets #GEvalues ini hanya bertujuan untuk sharing knowledge

25. At the end, sebagus-bagusnya values sebuah perusahaan adalah values yang dijalankan dengan sungguh-sungguh. Salam! #GEvalues



Click Here! Another Tweets: Masa Kecil

Click Here! Another Tweets: Everybody Has Their Own Life


Monday, June 3, 2013

Masa Kecil

1. Saya ingin bercerita tentang #masakecil saya...tentang bagaimana orang tua saya mendidik saya, dan pengalaman yang saya masih ingat

2. Saya berasal dari keluarga perantau yang sederhana.  Kedua org tua saya tak cukup beruntung untuk punya kesempatan bersekolah. #masakecil

3. Lahir di Pekanbaru, saya dibawa ke Jakarta pada usia 1 tahun.  #masakecil saya sampai dengan SMP dihabiskan di kampung betawi di Benhil & Slipi

4. Hal yang saya selalu ingat di #masakecil saya adalah saya selalu punya kesempatan untuk bertanya dan berpendapat di dalam rumah

5. Segokil apa pun pertanyaan saya, dan seberbeda apa pun pendapat saya, seingat saya selalu didengarkan oleh orang tua. #masakecil

6. Perkara apakah disetujui atau bisa dijawab, itu lain cerita...tapi apakah boleh bertanya dan berpendapat, pasti boleh. #masakecil

7. Hal lain yang juga saya selalu ingat tentang #masakecil saya adalah hari-hari yang penuh dengan stories, baik yang dibacakan dari buku ataupun diceritakan verbal

8. Cerita-cerita tersebut, tentang tokoh, alam, fabel, kepahlawanan, dongeng, mengisi keseharian saya ketika saya belum bisa membaca. #masakecil

9. Yang juga menarik adalah, sesudah cerita-cerita tersebut diberikan ke saya, saya besoknya diminta untuk menceritakan lagi. #masakecil

10. So, i grew up with having stories and telling stories to others. #masakecil

11. Mungkin karena itu, saya suka sekali dengan proses sharing: belajar-mengajar sampai sekarang. #masakecil

12. Saat diceritakan saya selalu boleh bertanya "kenapa", "kenapa ga begini", dan cerita pun berkembang dengan banyak imajinasi. #masakecil

13. Imajinasi tersebut makin berkembang ketika saya diminta menceritakan ulang cerita-cerita tersebut. #masakecil

14. Jadilah, cerita kancil di versi saya akhirnya bertemu dengan robot luar angkasa...atau Sabai Nai Aluih naik mobil terbang. #masakecil

15. Dan karena kalau diceritakan orang saya suka bertanya, maka ketika saya bercerita pun saya di tantang orang tua saya dengan pertanyaan juga. #masakecil

16. Sejak kecil saya jadi tertantang untuk berimajinasi dan melakukan proses tanya-jawab. #masakecil

17. Kadang, ketika sudah kepepet dengan berbagai pertanyaan saat menceritakan ulang, saya jawab saja "habis deh ceritanya". #masakecil

18. Ternyata dari kecil memang sudah terlatih "ngeles" hahaa...Ayah saya masih punya rekaman kasetnya. Saya selalu ketawa dengarnya. #masakecil

19. Proses berpikir, perlu dilatih dengan bertanya-menjawab-telling stories yang dibarengi kebebasan berimajinasi #masakecil

20. Mungkin karena zaman itu tak ada PS ataupun komputer game, maka hampir semua waktu bermain saya adalah outdoor. #masakecil

21. Hah! masa bermain #masakecil waktu itu, benar-benar nikmat.  Sekolah dan PR hanya habiskan 1/3 hari.  Sisanya main, baca, dan main.

22. Bermain di alam itu, sangat membantu saya bisa memiliki capability melakukan assessment terhadap situasi. Meningkatkan curiousity. #masakecil

23. Ada berminggu-minggu rasanya saya terpesona dengan kunang-kunang dan ingin tahu semua tentang kunang-kunang. #masakecil (do we still have it now? fireflies?)

24. Karena tak ada google dan wikipedia.  Semua yang saya ingin tahu tentang kunang-kunang adalah dengan cara mengamatinya. #masakecil

25. Saya akan bertanya ini itu ke semua orang tentang kunang-kunag dan menceritakan ke semua orang tentang yang saya tahu dari kunang-kunang tersebut. #masakecil

26. Learning process itu pemantiknya adalah curiousity...curiousity itu tumbuh subur di dalam permainan di alam. #masakecil

27. Then comes the time saya bisa membaca.  Waduh! lapar banget rasanya membaca tersebut.  Saya mulai dengan komik dan majalah Bobo. #masakecil

28. Semua imajinasi saya seakan menemukan tempat tumbuh yang subur dengan membaca. #masakecil

29. Hadiah ulang tahun yang terbesar buat saya saat itu adalah dibawa ke toko buku dan dibebaskan beli buku oleh orang tua. #masakecil

30. Saking terpukaunya pada buku/komik, saya baca saat makan, di kamar mandi, di mana saja.  Nah, kalau sudah begini, Ibu akan ngomel. #masakecil

31. Well, "peradaban" di keluarga saya tak terlalu "tinggi".  Meja makan tak ada, kita semua makan di lantai sambil bersila. #masakecil

32. Makan juga boleh cerewet, boleh sambil baca...haha..sampai sekarang, makan saya akan nikmat sekali kalau sambil baca komik. #masakecil

33. Satu hal yang diajarkan ayah saya dulu adalah, kalau bukunya sudah dibaca, seringkali disuruh kasihkan teman yang tak punya buku. #masakecil

34. Alasan beliau waktu itu, agar kau ada teman ngobrolnya tentang apa yang kau baca.  Aha..dulu ga ngerti... #masakecil

35. Belajar adalah proses baca-tulis-diskusi.  Sayangnya saya tak suka menulis waktu kecil. Sukanya menggambar. #masakecil

36. Seperti kebanyakan anak kecil, saya akan menggambar hal-hal yang saya baca. Dan kertasnya seluas rumah! (kadang rumah tetangga). #masakecil

37. Oh, saya tak pernah ikut les apa-apa sampai saya SMA.  Selain mungkin ndak ada uang, banyak hal diajari oleh orang tua saya langsung. #masakecil

38. Silat, berenang, dan bersih-bersih, urusan Ayah saya.  Dia selalu bilang, orang itu harus dilatih refleksnya. #masakecil

39. Ketika umur 10 tahun, ibu saya ajarkan saya "survival"..masak, nyuci, nyetrika, njahit...  #masakecil

40. Lalu, ini yang saya ingat dari Ayah.  Kalo bukan barang yang kau beli sendiri, you have to be responsible to anything that given to you. #masakecil

41. Saya banyak belajar tentang bertangung-jawab ini dari ayah. Laki-laki itu kata beliau, diukur dari kemampuannya bertanggung jawab. #masakecil

42. Aha, satu lagi yang saya suka di #masakecil...experimenting! haha...selain superhero dan jago silat, tokoh yang saya sukai adalah para ilmuwan

43. Saya punya tempat "persembunyian" di salah satu tanah kosong di dekat rumah, yang saya sering jadikan "lab". #masakecil

44. Haduh, itu "experimentation" saya aneh-aneh...bikin ini itu, bongkar ini itu, dan selalu jadinya ancur.. haha. #masakecil

45. Satu hari ibu saya menemukan tempat hidden "experiment" saya tersebut...ehh, besoknya malah saya temukan banyak barang untuk experimen. #masakecil

46. Ternyata diam-diam beliau letakkan berbagai barang untuk membantu saya lakukan experiment. #masakecil

47. Perkenalan saya dengan musik pertama adalah dengan musik tradisional (lagu Minang dan alat musiknya) #masakecil

48. Entah kenapa..saya malah terbius dengan Led Zeppelin yang sering diputar tetangga #masakecil

49. Tapi saya tak mengenal kosa kata "musik ini bagus dan ini jelek" dari dulu.  Dengarkan apa saja yang kau suka, kata Ayah. #masakecil

50. Saya diajarkan untuk mengapresiasi perbedaan...dan tidak mencela selera orang. #masakecil

51. Satu hal penting dalam #masakecil saya.  Tak pernah saya ditakut-takuti dengan hantu.  Konsep hantu malah saya baru tahu setelah besar.

52. Saya biasa saja dengan kuburan, dengan gelap...juga dengan mistik....itu hanya salah satu kesenangan &kegiatan orang lain, kata Ayah. #masakecil

53. Wah..bisa ga berhenti ini tweetnya kalo cerita #masakecil...Anyway, saya ingin cerita bahwa pendidikan di keluarga itu penting sekali

54. Ada kebebasan yang diperlukan di #masakecil.  Kebebasan yang diarahkan untuk proses pembelajaran.

55. Dibutuhkan orang tua yang mendidik langsung, tak hanya diserahkan pada sekolah dan les-les. agar #masakecil berguna bagi anak

56. Walaupun proses saya belajar mengaji di #masakecil diberikan oleh Datuk Ali Akbar, saudaranya Ayah & Ibu, tapi Ibu saya selalu ikut serta

57. Bermain di alam bersama teman-teman dan Membaca adalah cikal bakal tumbuhnya rasa curiousity, learning, and teamworking. #masakecil

58. Imajinasi, exploring, dan experimenting di #masakecil adalah akar dari berkembangnya jiwa inovasi dan kreatif.

59. Dan biarkan, bahkan encourage anak-anak untuk mencoba berbeda dari yang lain, agar mereka tak hanya jadi generasi pengikut saja. #masakecil

60. That's it.  Semoga ada gunanya. Have a good dream about your #masakecil malam ini.  :)



Click Here! Another Tweets: Everybody Has Their Own Life

Click Here! Another Tweets: Hidup Itu Dibikin Asik Aja