Monday, April 17, 2017

20 Tahun di GE


  1. Tahun ini saya genap 20 tahun bekerja di GE. Ingin share apa yang saya alami dan pelajari selama 20 tahun tersebut #20thdiGE
  2. Banyak yang tanya, kenapa tahan selama itu bekerja di satu perusahaan? well...value seseorang dalam bekerja berbeda2x. #20thdiGE
  3. Buat saya, ada dua hal penting dlm bekerja : 1. kesempatan utk selalu bisa belajar, dan 2. bekerja bersama orang2x yg luar biasa. #20thdiGE
  4. Di GE, windows of learning ini terbuka lebar...karena perusahaan ini tak malu mendeklarasikan diri sebagai learning organization. #20thdiGE
  5. Sebagai learning organization, perusahaan terus belajar dari kesuksesan dan kegagalan. Dan hormat pada kompetisi yang sehat. #20thdiGE
  6. LO tak lagi membuat change dan transformation seperti sebuah projek khusus. Santai aja, berubah is natural survival process. #20thdiGE
  7. Berubah selalu beresiko dan selalu ada kemungkinan gagal. Tapi kalau tidak pernah dimulai, kapan belajarnya? #20thdiGE
  8. Sebenarnya, yang terpenting dalam change maupun transformasi perusahaan adalah pembentukan budaya adaptif dari para pegawainya. #20thdiGE
  9. Mungkin ini adalah kekuatan GE terbesar selama ini...keselalu-siapan-berubah dari para pegawainya. Plus speed of change-nya. #20thdiGE
  10. Dalam dua tahun terakhir ini, GE berubah dari "big iron" company ke "big data" company. Why? because this is the future! #20thdiGE
  11. Perubahan perusahaan itu perlu mendekatkan "the future" kepada "current operation"..inilah inti dari Strategic Management. #20thdiGE
  12. So, dalam 20 tahun ini...salah satu hal penting yang saya pelajari adalah "memiliki mentalitas untuk selalu belajar"...#20thdiGE
  13. Sehingga kita "tak perlu takut menghadapi perubahan dan kesalahan"..if you have done your best, result adalah alat pembelajaran" #20thdiGE
  14. Mentalitas siap belajar itu juga membuat kita dapat terbuka menerima perbedaan dan respek terhadap keberagaman. #20thdiGE
  15. Bukan berarti selalu setuju dgn pendapat or sudut pandang orang lain, tapi menerima bahwa orang berhak punya sudut pandang lain. #20thdiGE
  16. Tak jarang saya berdebat habis2xan dan tetap tidak setuju ketika keputusan sudah dibuat...tapi tak membuat saya jadi benci. #20thdiGE
  17. Karena kalau jadi benci maka pintu pembelajaran saya tertutup, dan kesempatan saya bekerjasama di lain waktu juga hilang. #20thdiGE
  18. Saya juga belajar tentang resilience"...daya tahan untuk tidak mudah menyerah, apalagi kalau ide saya ditentang oleh atasan. #20thdiGE
  19. Dulu tuh, kalau sudah ditentang atasan, apalagi orang asing yg ngomongnya lebih jago, sering hilang percaya diri dan mutung. #20thdiGE
  20. Padahal belum tentu mereka lebih tahu dari apa yang kita tahu. Apalagi kalau yang selama ini mengerjakannya adalah kita. #20thdiGE
  21. Perlu strategi "mundur selangkah untuk maju dua langkah" dalam memperjuangkan ide. Dan yang penting harus selalu humble. #20thdiGE
  22. Ngasih ide or pendapat ke orang lain, apalagi pimpinan, kalau mulainya sudah songong, jalannya jadi tambah susah untuk diterima. #20thdiGE
  23. Arogan dan songong sering melahirkan "enemy"..musuh yg kemudian membenci kita...bukan "opponent" lawan berpendapat yang asik. #20thdiGE
  24. Saya juga belajar untuk dapat meng "influence", diperlukan data yg akurat. Playing cheap trick akan hilangkan kredibilitas. #20thdiGE
  25. Nah hal kedua yang membuat saya betah kerja di suatu tempat adalah karena saya dikelilingi orang2 yang membuat saya semangat. #20thdiGE
  26. Bekerja itu adalah "we" bukan "I". Ini konsep penting..apalagi kalau jadi leader. #20thdiGE
  27. Kita harus percaya pada the power of "working together". Sistem matrix di GE membuat tak ada orang yg bisa kerja sendirian. #20thdiGE
  28. Respect others...treat others the same...ini petuah bos saya pertama kali saya kerja di GE. Sampai sekarang saya pegang terus. #20thdiGE
  29. Nggak ada gunanya "nyikut" atau "jelekin" orang lain utk bisa naik karir. Kerja aja dgn baik dan fun...karir itu result kok. #20thdiGE
  30. Karir itu result? iya! mungkin ada sebagian orang yg dapet karirnya dengan main politikan...tapi yg saya lihat sih ga sustainable. #20thdiGE
  31. Main "politikan" dalam berkarir itu jalan yg melelahkan...ga fun lagi. Capek mikirin ntar orang lain bakalan ngapain ke kita. #20thdiGE
  32. Saya sih percaya pada rumusan : learning, respect others, working as a team, improve diri, humble, and...fun! dalam berkarir. #20thdiGE
  33. Satu hal lagi dlm bekerja adalah be profesional, prinsip saya sederhana: "selama gaji diambil, do the best to finish your work!" #20thdiGE
  34. Face reality...ini hal penting lagi dalam kerja. Tak semua hal berjalan seperti yg diinginkan. Review, reflect, dan improve. #20thdiGE
  35. Tentu ada saatnya kita bosan, capek, ngerasa tidak di "treat fairly", dsb. Untuk itu saya selalu cari cara untuk "recharge". #20thdiGE
  36. Proses "recharge" saya biasanya adalah dengan bicara kepada para mentors dan seniors. Learn from others. #20thdiGE
  37. Kadang saya baca buku..atau saya ambil cuti untuk cari inspirasi...atau cari tantangan lain..ngetweet misalnya :) #20thdiGE
  38. Pada akhirnya, kerja itu harus "Fun"...walaupun bukan dalam bidang yg kita inginkan. Harus dicari lah faktor "fun" ini. #20thdiGE
  39. Hidup itu kan ga pernah gampang. Tapi bisa dibikin "fun" kalau mau usaha. Tergantung kita juga pada akhirnya. #20thdiGE
  40. Gitu yak! namanya juga sharing...bisa aja sesuai dengan kalian, bisa juga enggak. Ambil yg ada manfaatnya aja. Salam! #20thdiGE


Click Here! Another Tweets: In Memoriam: Papa Saya

Click Here! Another Tweets: The Year of 2017



Saturday, January 14, 2017

The Year of 2017


  1. tahun 2016 sudah lewat...apa pun yg terjadi saat itu, sdh tak perlu disesali...yg salah, dicoba untuk diperbaiki di tahun ini.
  2. tahun punya banyak tantangan...world economy growth masih pelan (3% an), volatility, uncertainty, dan ketimpangan masih tinggi
  3. kita berharap dunia menjadi lebih stabil..tapi volatility, keberangasan, teror, bencana alam, nampaknya blm akan mereda.
  4. Bisnis, dan aktivitas kita tak boleh dan tak bisa berhenti dengan menunggu datangnya kondisi yg seperti yg diinginkan.
  5. Uncertainty, merupakan tema tetap sejak beberapa tahun lalu. "Keep deliver in uncertain world" adalah value baru dlm bisnis.
  6. Dunia makin global dan makin digital. Saat ini, pengguna internet dunia sudah hampir separuh penduduk dunia (>3 milyar org).
  7. Dunia digital tidak hanya hasilkan bisnis baru, tapi juga fenomena sosial yang baru..hoax misalnya...bisa mengubah banyak hal.
  8. # juga membuat perubahan mendasar bagi workforce. Saat ini generasi milenial mendominasi struktur organisasi dlm perusahaan.
  9. Generasi milenial ini memiliki akses thd pengetahuan yg lebih luas...sehingga budaya bekerjanya berbeda dan tak mudah diatur.
  10. Singkat kata, thn ke depan banyak turbulensi. Menunggu kondisi stabil bukanlah strategi yg tepat...krn mungkin ga akan stabil.
  11. Bagaimana menyikapinya, dan leader seperti apa yang dibutuhkan untuk bisa lewati zaman seperti tahun ini?
  12. First of all, pupuk dan kuatkan daya tahan...resiliency, keuletan, bouncing back, adlh komponen bertahan di masa turbulensi.
  13. Leaders pengeluh, baper, ngambekan, nggak mau denger input/kritik, dan nggak get things done, susah untuk nge-lead di masa ini.
  14. Dibutuhkan leader yang komit untuk deliver targetnya tapi juga siap bermanuver untuk mengubah strategy di tengah jalan.
  15. Kalau dia nggak komit dan ga jelas terukur targetnya, ga jelas mau nge-lead apaan. Dalam bisnis, things measured by numbers.
  16. Begitu juga kalau ga flexible, siap berubah dalam waktu cepat, maka leaders ini ga bisa navigate the danger nantinya.
  17. Karena change management seperti yg dikenal dahulu, sudah tak laku lagi di zaman ini. Perubahan berlangsung terlalu cepat.
  18. Leaders butuh untuk jadi adaptif, flexible, serta tak henti berpikir dan encourage teamnya untuk hasilkan ide.
  19. Manuver2x bisnis yg sukses saat ini lahir dari pemikiran dan perubahan yg sangat cepat. Tdk lagi lewat proses formal spt dulu.
  20. Kalau nunggu rapat, presentasi resmi, persiapan ini itu utk hasilkan ide dan implementasinya, keburu lewat peluangnya.
  21. Oleh karena itu, leaders perlu kurangi "power distance" sebanyak mungkin. Akses terbuka luas, dan interaksi perlu intense.
  22. Istilah "Anak Buah" harus dibuang dari kosa kata manajemen. Bhs Inggrisnya aja nggak ada (masak Fruit Child? :)). We are team.
  23. Tidak pernah dlm manajemen, konsep "We" (instead of "I") menjadi sepenting saat ini. Hanya teamwork yg bisa hadapi uncertainty.
  24. Untuk dpt mengarungi tantangan VUCA (volatile, uncertain, complex, and ambigu), maka diversity atau keberagaman adalah aset.
  25. Dunia digital adl jawaban dari banyak industri yang saat ini beroperasi dgn konsep Cost Plus. Efisiensi memasuki babak baru.
  26. Efisiensi tak lagi output yg dihasilkan/input. Dgn digital, data & analytic hasilkan prediction yg eliminir lot of costs.
  27. Ribetnya digital di dunia industri ini tak bisa baku...banyak variable yg harus dirancang tailored made. Idea jadi critical!
  28. Generasi milenial adalah aset untuk idea generation. Organisasi perlu berani menyediakan "panggung" buat mereka lebih cepat.
  29. Meletakkan generasi milenial sebagai pegawai yg hanya perlu menurut apa kata leadernya sama dengan membuang2x aset berharga.
  30. Train them like a hell, provide them the stage, let them perform, & accompany them when they make mistake. Milenial butuh itu.
  31. Milenials tidak lari jika value tempatnya bekerja cocok dengannya, (tentunya selama paket juga berada di standard industry).
  32. Kalau lari juga krn beda 10-15 % package, biarin aja..they are not your best talent kalau gitu. Best talent look for expertise.
  33. Kredo ini tetap berlaku, juga pada milenials " "People mostly not leaving the company...they leave the boss".
  34. Makanya leaders dgn kriteria yang dibahas sebelumnya tadi itu penting banget untuk lewati dan menangi jaman turbulensi ini.
  35. So, gitu deh..new world, new challenges, and new oppty. Hadapi aja dengan optimis & fun. Tuhan kan selalu kasih jalan. Nite!