Monday, January 4, 2016

Refleksi Tahun 2015

  1. Halo! sudah lama sekali saya tidak sharing...yup, my rhythm changed dgn adanya si kembar. Malam ini mau share ttg tahun 2015
  2. Tentunya ttg pembelajaran saya sepanjang tahun 2015, yg saya dapatkan dari kesalahan dan pengalaman. Fokus seputar manajemen.
  3. Pertama saya akan mulai dengan perlunya memiliki keyakinan terhadap ide baik yang ingin diwujudkan.  
  4. Banyak orang yang punya ide baik, tapi nggak yakin apa bisa diwujudkan...well, kalau nggak dicoba kapan tahunya?  
  5. Tahun lalu saya & teman2x mencoba pendekatan bisnis yg baru,di luar pakem yg selama ini ada. Buset, tantangannya banyak bener.  
  6. Untuk bisa meyakinkan orang terhadap ide baru kita, kita harus yakin dulu sepenuhnya bahwa ide tersebut adalah pilihan terbaik.  
  7. Kaji semua resiko, kalkulasi berbagai scenario...dan siap menerima input org lain....Then we are ready to fight for that idea.  
  8. Ketika memperjuangkan ide baru, kita harus punya stamina...resilience. Jangan begitu di challenge langsung pundung.  
  9. Belajar dari kesalahan, antara keyakinan dan arogansi, "selaputnya" tipis banget...sering krn terlalu yakin, kita jadi arogan.  
  10. Arogan tuh jadi nggak mau dengerin orang lain...waktu itu sih takut waktunya ga cukup kalau semua input didengerin.  
  11. Masalah time management kan masalah teknis...kalau bisa dicariin metoda komunikasinya sih, slalu ada lah waktu buat listening.  
  12. Tahun lalu tuh saya bikin strategi "playing offense"...saking sibuknya menyerang, lupa minta input dan feedback.  
  13. Sebagai leader, kalau nggak ada input atau feedback yg dateng dari team kita, that's mean something wrong is happened.  
  14. Karena, seperti yg sudah dibahas dulu, "silent" followers means bad influence...nggak bikin organisasi maju  
  15. Followers jadi "silent" bisa krn mereka takut (artinya ada masalah komunikasi) or expertise mereka di bidangnya nggak updated.  
  16. Untuk itu, perlu terus menerus dibangun kultur yg saling memberi input dan feedback..leaders yg take a lead di sini.  
  17. Leaders harus selalu punya waktu untuk meminta feedback, input dan different opinion dari followersnya. Agar dia "balanced" .  
  18. Pembelajaran lain adlh soal fokus. Man, ini zamannya "to do less is more"..Fokus dan selesai, daripada banyak tp berantakan.  
  19. Saya org yang ingin do a lot, tapi skrg era "uncertainty" , dan perubahan terjadi sangat cepat, what we need is execution.  
  20. Ambil one or two big things, focus untuk hal tsb, and selesaikan....Begitu gagal, cepat move on...tap tap tap...quick!.  
  21. Lalu untuk bisnis, dalam hubungannya dengan "knowing your customer"....pertanyaan penting adlh "Are we 'inside' the customer?"
  22. We need to know deeper ttg customer...hal yang hanya dpt dicapai kalau kita terus memperbarui our knowledge about them.  
  23. Pertanyaan "are we inside" itu penting banget...untuk dapat mengerti customer, kita harus mengerti cara mereka berpikir.  
  24. Kalau berpegang pada konsep "I have been in the business for many years, then I understand everything", maka siap2x aja gagal  
  25. Then I learned about the power of doing reflection..kita dikasih waktu dan kemampuan utk belajar dari diri sendiri sebenernya  
  26. Karena terlalu ingin menyelesaikan tugas/target, kita lupa proses belajar..mikirnya akan belajar nanti kalau dikasih training.  
  27. Padahal diri sendiri adalah sumber pembelajaran yg keren...itu kalau kita mau membongkar diri dan ga malu ngakuin kesalahan.  
  28. Mungkin pelajarannya itu-itu saja...tapi tiap tahun pasti ada hal yang baru...kalau belum dapet, minta feedback dari teman.  
  29. Kita bisa jadi "a better person" ketika mau mentertawakan diri sendiri...proses memperbaikinya, itu hal yg lain lagi.  
  30. Terakhir, temukan cara untuk mencari inspirasimu....harus dicari...ga dateng lewat wangsit...ada proses berpikir di situ.  
  31. Inspirasi ga cuma dateng dari orang "besar", atau tokoh...(yg harus diketemuin dulu trus foto :) ).  
  32. Buat saya, inspirasi adalah bangkitnya kesadaran, dan munculnya ide... 
  33. Agar dapet inspirasinya, perlu ada usaha...diskusi sama org lain, baca buku, nonton film, dengerin ceramah...anything.
  34. Hal yg membuat saya suka nonton film adalah karena di film2x bagus itu, banyak banget inspirasi yg muncul.
  35. Juga saya suka ngobrol sama org di mana aja, krn bisa dapet inspirasi dari obrolan atau kenalan baru itu...  
  36. Well, gitu deh...sharing dari pengalaman dan kesalahan saya tahun 2015 lalu itu...mudah2x an ada gunanya.
  37. My message tahun 2016 ini adalah itu tadi.."temukan inspirasimu!" (mudah2xan ga ada klan kayak gini ya. :)). Nite2x teman2x.

4 comments:

Indra Azmi said...

Trimakasih.. sangat mencerahkan
Trimakasih

Hanafi said...

Terimakasih sharingnya....juga sharing di mesjid Cut Mutia. Luar biasa

Titien Yusnita said...

Thanks pak...smg 2016 lbh sukses lg...Bravo

Joni Foe said...

Thx Pak atas inspirasinya, Bapak sudah datang ke Palembang ( Kick Off Meeting 2016 Thamrin Brothers ). Satu semangat yang timbul seketika di diri saya adalah : jika Bapak bisa menjadi Bapak yang sekarang ini, Mengapa saya tidak bisa....?????
Mohon ijin nya untuk selalu belajar dari Bapak, Thx.