1. Ada request untuk menuliskan cerita tentang Global Talent dan Indonesia..okay malam ini saya coba bahas under tagline #glotal2. Let's start with the question of why bother w/ global talent? Kan Indonesia pnya banyak tenaga kerja? and that demographic bonus? #glotal3. Well...faktanya Competitiveness Index of the countries menujukkan bahwa jumlah penduduk tidak menjamin kemakmuran Negara tsb. #glotal4. Begitu pula dengan Demographic Bonus yg diagung2xkan itu...sekitar 55 juta org dgn usia kerja di tahun 2025. Will we be better? #glotal5. Indonesia ranking #34 di WEF Competitiveness Index 2014 - 2015 (http://www3.weforum.org/docs/WEF_GlobalCompetitivenessReport_2014-15.pdf …) . #glotal6. Ranking CI ini masih di bawah Sing, Mal, dan Thai. Padahal potensi pasar kita jauh lebih besar dari mereka digabung jadi satu. #glotal7. Nah, salah satu yg bikin kita nggak kompetitif adlh factor Human Capital. Di Human Development Index dunia, kita cuma rank #108. #glotal8. Sekarang, dlm dunia yg semakin global ini, Persaingan Negara = Persaingan Talent. Negara dgn talent yg berkualitas tinggi win. #glotal9. Win dalam arti akan mendapat keuntungan lebih banyak di banding Negara lainnya. Talent tdk soal kuantitas, tapi kualitas. #glotal10. Punya demographic bonus tapi low quality, dlm konteks global standard, nggak menjamin bikin Negara lebih makmur. #glotal11. Karena gini..misalnya MEA (Masy. Ekon. Asean) di launch ya bbrp bulan lagi. Ini bukan berarti kita kebanjiran tenaga asing aja. #glotal12. Dengan adanya MEA, kita pun bisa membanjiri pasar tenaga kerja di luar negeri (negara2x ASEAN). #glotal . Problemnya, kerjaannya apa?
13. Malah dgn jumlah penduduk seperti kita ini, harusnya negara2x lain takut dgn banjirnya tenaga kerja kita ke tempat mereka. #glotal14. But again, kerjaanya apa? low quality global talent, will only get low quality job. Low paid, low influence on decision making. #glotal15. Sekarang, coba kita liat data lagi. INSEAD tahun lalu bikin Global Talent Competitiveness Index. http://global-indices.insead.edu/gtci/gtci-2014-report.cfm … #glotal16. Saya sarankan download dan pelajari...penting tuh...apalagi buat para pencari kerja di masa mendatang. #glotal17. Dan kita ranking berapa di global talent competitiveness index tsb? 86 dari 93 Negara! How dangerous it is! #glotal18. Artinya, dalam kondisi kayak gitu, begitu MEA dibuka, bukan berarti kita nggak dapet kerjaan...tapi mostly low quality job. #glotal19. dan...ini yg bikin ngeri...ternyata menurut studinya Boston Consulting Group (BCG), kita akan kekurangan talent bentar lagi. #glotal20. Reshe' nya, kekurangan talent ini ada di level atas dan menengah..the high quality job! check this out. #glotal pic.twitter.com/rWo4wSX1hc
21. So, ketika MEA buka, kerjaan yg high quality di Negara kita ini yg bakal jadi rebutan para global talent. #glotal22. Tambahan lagi, talent Indonesia ga terlalu demen kerja di luar negeri...1-3 tahun sih mau, tapi lebih dari itu, rindu kampung. #glotal23. Nah, coba kita belajar dari Negara yg tingkat daya saing global talentnya tinggi. What did they do? Ambil contoh Swiss. #glotal24. Ada dua hal penting dlm pendidikan di Swiss. (1) Vocational atau kejuruan dan (2) Apprenticeship atau training/magang. #glotal25. Kita tahu sistem pendidikan di Indonesia msh bnyk yg harus dibenerin...tapi 2 hal ini bisa cepet dilakukan: Kejuruan dan Magang. #glotal25. Knp saya bawel banget dengan "menjadi global talent" ini, adalah krn hal ini menentukan posisi kita di dunia global. #glotal26. Negara dgn sumberdaya alam banyak, labor banyak, dan murah (krn low quality), sangat potensial jd objek doang dari globalisasi. #glotal27. Beberapa hal yg bisa kita perbaiki sekarang, agar jadi global talent. Udah, jangan nunggu org lain atau system jadi bener. #glotal28. We should find our own way to become a better and competitive person in this world. #glotal29. First, mindset. Perlu openness dalam learning. Learn "how to learn" faster, cheaper, better and focus. #glotal30. Open mindset dalam learning: buang sekat2 yg nggak perlu...ready to learn from anybody, anywhere, anytime. #glotal31. Kedua, accept diversity. Global talent siap bekerja dgn multi kultur, dan complex issue. Need multi tasking capability juga. #glotal32. Miliki mindset ga takut deal dgn hal atau kerjaan yg ga gampang. Leaders deal with tough issues! #glotal33. Trus ini nih...kl zaman dulu basic skill yg diperlukan utk kompetitif cuma bisa bawa mobil dan bisa bahasa inggris, skrg beda. #glotal34. Basic skill of tomorrow adalah digital skills (e-skills), data and analysis, teamwork and networking capabilities. #glotal35. Then, values...need to have values of "willing to run extra miles". Ga cuma untuk capai target ata meet deadline aja. #glotal36. Penting banget value "run extra miles ini"....kalau cuma menuhin target aja, itu doers..leaders run extra miles. #glotal37. Values kedua : confidence/percaya diri. Di dunia global ini yg penting adalah having idea and a click in the internet world. #glotal38. Banyak jagoan di Indonesia...tapi begitu panggungnya diberikan, confidence levelnya ga ada...ga jadi bisa perform. #glotal39. Untuk cerita membangun confidence, bisa liat di kultwit saya sebelumnya di http://www.handry-satriago.com/2012/11/self-confidence.html …. #glotal40. Begitu ada kesempatan, carilah mentor...magang di tempat kerja...this will accelerate your learning process. #glotal41. Nggak ada kata terlambat...dan ga ada opsi pesimis utuk menghadapi global competition ini. Yg penting make the improvement. #glotal42. Tantangan ada di depan mata. Tulisan ini untuk mengingatkan dan menyemangati bahwa we need to raise our bar. #glotal43. Indonesia needs more global talents to compete in global world. Agar kita tak cuma jadi object. Nite nite! Semoga berguna. #glotal

- Sharing siang-siang, kenapa tidak? :) Want to share ttg seseorang yg berpengaruh dlm hidup saya. Beliau adalah #DrMulder
- Pertama kali berjumpa #DrMulder circa1989...dikenalkan oleh tetangga. Katanya ada dokter bule yg tinggal di Cisarua..tapi tdk praktek
- Tetangga saya, concern melihat saya kuliah pakai brace dan kursi roda, merasa saya akan mendapatkan pencerahan kalau ketemu #DrMulder
- Pencerahan? o mungkin ini dokter dpt memberikan harapan utk saya bisa berjalan lagi, dgn teknologi baru Eropa...pikir saya. #DrMulder
- Ternyata sama sekali tdk seperti itu! pencerahan apaan! the first thing that #DrMulder said to me is "you will never work again, Handry!"
- Another damn information...bagaimana mungkin seorang dokter bicara seperti itu ke pasien? pikir saya. Meding pulang aja lah! #DrMulder
- Tapi kemudian #DrMulder bercerita banyak tentang "how to survive"...tentang "how to keep life goes on.." tentang "how to enjoy life"...
- Saya terdiam...saya mengikuti orbrolannya. #DrMulder membombardir cara pikir saya yg "blaming all the things that makes me disabled"
- Tanpa sadar, #DrMulder melakukan "Creative Destruction" terhadap cara pikir dan mental saya. Salah satu momen penting dalam hidup saya.
- "Creative Destruction" dalam management dikenal sbg revolusi perubahan yg dikemukakan pertama kali oleh Joseph Schumpeter. #DrMulder
- Untuk berubah, pola pikir atau proses atau produk lama harus digantikan oleh yg baru...yg lama di "destruct" dulu. #DrMulder
- #DrMulder mengubah cara berpikir saya yg tadinya "Blaming and waiting" menjadi "Accepting and bouncing back". Simple.
- Creative destruction" yg dilakukan #DrMulder 26 th yg lalu kepada saya tsb jg memberikan cara pandang baru thd menyelesaikan masalah
- Seperti kata Einstein, "We can't solve problems by using the same kind of thinking we used when we created them". #DrMulder
- Problem saya nggak bisa jalan. Mindset saya tetep harus bisa jalan untuk bisa lanjutkan hidup. Nggak ketemu ini! #DrMulder fixed it.
- Kadang, untuk problema yg berat, harus berani ambil "Creative Destruction". Prosesnya memang nggak enak, kadang berdarah2x. #DrMulder
- Setelah pertemuan pertama itu, #DrMulder menantang saya untuk latihan fisioterapi di tempatnya. Saya pikir buat apa lagi latihan?
- #DrMulder bilang "well, my wife cook very good food...you can enjoy it better if you do physiotherapy at my place". Anjrit! Challenge!
- Begitulah...setiap minggu, dua kali seminggu kadang2x..saya bertandang ke rmh #DrMulder. Latihan jalan, jongkok, makan, ngobrol...
- #DrMulder tidak praktek dokter di Cisarua, malah bikin bengkel cat mobil. Sibuk, tapi selalu ada waktu buat saya..dan selalu ada senyum
- Saya seperti dijadikan bagian dari keluarga #DrMulder. Tak pernah ada bayaran, tak pernah ada keluhan dari dia didatangi terus.
- Lalu saya mengerti...proses latihan #DrMulder ke saya sesungguhnya bukan latihan fisik....tapi kontinuitas "creative destruction" tadi
- Untuk sukses, "Creative Destruction" memerlukan kontinuitas perubahan...ada success story yg harus didapatkan. #DrMulder
- #DrMulder pernah satu hari meminta saya bisa berdiri sendiri dengan memegang pohon. Berkali2x jatuh..dan tak bisa juga berdiri.
- Kayak latihan di film2x kung fu...pada satu hari kaki saya mampu menopang badan saya berdiri dng hanya memegang pohon kecil. #DrMulder
- Then I felt that I got the momentum to continuously improving."Creative Destruction" memerlukan latihan yg tak henti. #DrMulder
- Tak pernah saya tahu latar belakang #DrMulder yg sebenarnya. Mungkin tak perlu. What I know exactly, he is happy when he helps people.
- #DrMulder tak sekedar encouraging people...dia help people to achieve their success...that's what leader need to do.
- Untuk bisa keluar dari masalah, seseorang harus berani menampar dirinya sendiri agar tahu kelemahannya. #DrMulder showed me the way.
- "Whether you can walk or not, if you can sparkle, people will see you as a diamond"... begitu kata #DrMulder pada saya berulang2x.
- #DrMulder juga mengajarkan saya utk menikmati setiap detik dari kehidupan ini dgn cara tdk mengeluh...."blaming makes you weak" katanya.
- Ketika cancer saya relaps, #DrMulder besuk dan bertanya.."another bad dream, eh?" Saya jawab "yes, but I am stronger now". Dia tersenyum
- #DrMulder jarang menunjukkan perasaan..datar saja..ketawanya banyak...jahil sekali...semua masalah kayaknya jadi becandaan saja buatnya.
- Tante Nanny, istri #DrMulder adalah malaikat lain dalam hubungan saya dgn Dr.Mulder. She always be there. Supportive. Friendly.
- Saya tahu #DrMulder juga digerogoti berbagai sakit. Tapi he walks the talk...spt yg diajarkannya, he laugh more than he complaint.
- Satu hari saya bertandang ke rumahnya, dia habis sakit koma...saya membayangkan #DrMulder yg ringkih dan tergeletak.
- No way! #DrMulder berteriak lantang ketika saya datang. Ketawa, dan ngobrol seperti biasanya.
- Esoknya saya dengar dari Tante Nanny kalau #DrMulder lemah sehabis saya pulang. Beliau ingin tetap menunjukkan ke saya "never give up".
- Bolak balik ke RS, #DrMulder tetap survive..and ketawa nya tak pernah hilang. One day, saya mendapat telpon beliau benar2x berpulang..
- Saat melayat, saya cium tangannya. Hormat sekali. #DrMulder adalah guru..sekaligus malaikat yg dikirim ke saya oleh Yang Maha Kuasa.
- Sesudah #DrMulder berpulang. Tak sekalipun saya merasa beliau jauh. He lives..in my spirit to continue fighting, and enjoying life.
- "but Doc, I do miss our conversation...and your damn laugh!" Habis ceritanya. #DrMulder
Dari obrolan "nongkrong" dengan teman2x bbrp hari yang lalu, ada permintaan utk sharing tentang pemimpin yg ber #wibawa. Let me try.
Kenapa ada pemimpin yg berwibawa, dan ada yg tidak, bagaimana #wibawa tersebut ditimbulkan, lalu kenapa perlu wibawa dlm memimpin?
At the end of the day persoalan #wibawa dlm leadership adalah bagaimana pemimpin tersebut mampu membuat followersnya bekerja dgn baik
First kembali ke pengertian dasar leadership tsb. Leadership adalah sebuah proses, bukan hanya ttg sosok seorang leader. #wibawa
Buat saya, Leadership adalah proses yg melibatkan leader, followers, dan situation. Ini pengertian dasar yg sangat penting. #wibawa
Seorang leader, harus paham betul siapa followersnya, dan situasi apa yg dihadapinya. #wibawa
Leadership bukan hanya kasih perintah ini itu, lalu "hilang". #wibawa tak akan timbul kalau hanya soal kasih perintah.
#wibawa juga tak bisa didapatkan hanya dari kharisma, santun (eh?), atau punya visi dan orasi yang bagus.
Mulailah dgn know who are your followers, apa kebutuhan mereka, dan apa yg dpt memotivasi mereka bekerja dgn baik. #wibawa
Leaders akan mulai mendapatkan #wibawa nya ketika mereka mulai mendapatkan "Trust" dari followersnya.
Di awal2x, "trust" mungkin bisa terbangun dengan visi, kharisma, dan orasi...tapi, apakah bisa "trust" tsb dpt sustainable?. #wibawa
"Trust" yg membuahkan #wibawa, perlu dibangun dengan interaksi yg continue dgn para followers. Bukan proses sesaat dan di awal saja.
Leader perlu ingat bahwa dlm inteaksinya dgn followers, dia dievaluasi oleh followers, baik secara sadar ataupun tidak. #wibawa
Membangun #wibawa pemimpin seperti membangun rumah...terus dibangun dari pondasi sampai jadi rumah
Pondasi dari #wibawa adlh "Trust" tadi. Bangunannya, adalah proses interaksi yang menunjukkan kemampuan memimpin dan mendeliver target.
Skrg tentang membangun #wibawa tersebut. First, leaders perlu menunjukkan kemampuan.. kapabilitas untuk mengerti masalah yg dihadapi.
Yes, it takes time to understand all the problems...oleh karena itu deal dgn "the low hanging fruit" first, then solve it. #wibawa
#wibawa terbangun atas berkali-kali success stories. Pondasi "Trust" akan tambah kuat jika success stories semakin banyak.
Kalau langsung deal with the toughest issues, trus solusi nya terkatung2x gak jelas, org terus berdebat, maka #wibawa tak terbangun.
Lihat para pemimpin yg dianggap ber #wibawa oleh followersnya...They stand strong di atas success stories awal yg dibangunnya.
Kedua, untuk bangun #wibawa, show that you can make decision, dan tidak diatur oleh orang lain.
Karena #wibawa berpondasikan trust, maka wibawa tak akan terbangun kalau followersnya curiga leadersnya disetir org lain.
Leaders perlu menunjukkan bahwa dia listen to all input, care about other's opinion, dalam proses mengambil keputusan. #wibawa
Tapi, ada saatnya leaders perlu bilang "I hear you all, I learn about it, but this is my decision". #wibawa
Leaders perlu ketegasan utk membangun #wibawa. Teguh pd prinsip, tapi juga siap mengaku salah & willing to learn saat terbuksi salah.
Krn pondasi dr #wibawa adlh trust, maka saat leaders mengakui kesalahan dan show the effort to learn & fix it, maka trust akan menguat
#wibawa juga dibangun atas dasar respect...banyak faktor yg membuat followers respect their leaders..salah satunya adlh "walk the talk"
Leaders mendapatkan respek dari followersnya ketika ia mampu menginspirasi followersnya. #wibawa
Juga ketika leaders menunjukkan dirinya humble...respect followers akan semakin besar. #wibawa
Tapi humble saja tanpa adanya success stories, kemandirian serta ketegasan dlm memimpin, tak bisa membangun #wibawa yg kuat.
Bangunan #wibawa leaders pada akhirnya lengkap ketika followersnya trust bahwa leadersnya mampu memimpin mereka utk get the things done.
Begitulah, sedikit ttg membangun #wibawa seorang leaders yg seperti membangun rumah...ada pondasi, tiang, bangunan, dan atapnya.
Seperti juga rumah, maka #wibawa akan terbangun jika semua bagian bangunan tadi bisa disatukan....dipelajari ulang jika ada yg salah.
#wibawa tak terbangun dgn baik kalau hanya dengan murah senyum, santun ataupun galak serta marah2x saja.
Semoga bermanfaat...ini ceritaan warung kopi saja tentang #wibawa dan pemimpin yg berwibawa. Selamat membangun rumah ya! nite! :)
1. Saya ingin bercerita tentang pengalaman saya jadi "anak buah", jadi follower, dalam perjalanan karir kerja saya selama ini. #jadifollower
2. Bukannya mau diskusikan soal arti kata, tapi saya nggak pernah suka dengan istilah "Anak Buah"..bahasa Inggrisnya "fruit child"? #jadifollower
3. Well, pertama kali saya kerja, saya kerja di sebuah Yayasan...kerjaan saya pertama literally jadi tukang ketik. #jadifollower
3. Saya ingat kata-kata "boss" saya waktu itu..."Handry, bekerja itu harus ada titik mulainya...and for you, hal itu adalah mengetik". #jadifollower
4. Semua hal ada titik mulainya...seringkali titik mulainya tak bisa sesuai dengan yang kita inginkan. #jadifollower
5. "Game" nya atau perjuangannya adalah bagaimana bisa growth, dari titik mulai yang tak selalu menyenangkan itu. #jadifollower
6. Sejak awal bekerja saya bertekad untuk selalu mendeliver lebih dari yang diharapkan atasan saya. #jadifollower
7. Karena kalau cuma ngikutin apa yang disuruh boss, tanpa run extra miles, susah beranjak jauh dari "titik mulai" #jadifollower
8. Saya tak hanya usaha mengetik lebih cepat dan akurat, tapi juga memberi catatan dan pendapat mengenai yang saya ketikkan. #jadifollower
8. Jadi "anak buah" itu harus bisa memberikan pendapat dan pemikiran...#jadifollower
8. Berikutnya saya kerja di sebuah perusahaan...owner perusahaan tersebut termasuk orang "besar" di zamannya. #jadifollower
9. (maaf nomer 8 sblmnya ada 3 buah) Di tempat itu saya belajar mengenali karakter atasan....#jadifollower
10. #jadifollower itu perlu untuk mengetahui karakter atasan, cara berpikir mereka, cara mereka mengambil keputusan
11. Lalu, juga penting to know who are the "Buttons", orang-orang yang merupakan "tombol" kunci, para influencer...#jadifollower
12. The way we work with the "buttons" in the organization akan menentukan hubungan kita dengan atasan... #jadifollower
13. Saat itu saya bikin kesalahan pertama...saya ikutan ber "kelompok" pada segolongan orang yang saya anggap asik. #jadifollower
14. Saya bergaul hanya dengan kelompok saya, dan anggap kelompok lain tak penting...salah banget! .#jadifollower
15. Dalam bekerja, jangan pernah membangun "dinding pemisah" dengan rekan sekerja...#jadifollower
16. Beberapa tahun berikutnya baru saya dapatkan rumusan "never make a wall" tersebut...which is "treat everybody the same" #jadifollower
17. Ketika kita bekerja dengan konsep "treat everybody the same", dan pintu-pintu pembelajaran pun terbuka di mana saja. #jadifollower
18. Satu hari saya termenung di meja kerja saya...saya merasakan pekerjaan saya itu-itu saja...saya tidak mendapatkan hal baru. #jadifollower
19. Hari itu saya membuat keputusan penting...berhenti bekerja dan kembali sekolah. Keputusan yang ditentang banyak orang. #jadifollower
20. Saya baru sadar bahwa "if you cannot learn anything in your work, it is a time to make a turn" #jadifollower
21. Kerja itu harus ada "growth" nya..kalau pangkat dan gaji ga growth, sekurangnya pengetahuan bisa growth. #jadifollower
22. Then jadilah saya sekolah, dan masuk GE sesudahnya. Pertama kerja, bikin kesalahan fatal...karena nunggu dikasih kerjaan. #jadifollower
23. No no no..orang yang bekerja nunggu dikasih kerjaan itu jadi doers aja nantinya...we have to find apa yang bisa dikerjakan. #jadifollower
23. Boss saya bilang "make your first mistake and learn from it"..my first mistake adalah nunggu dikasih kerjaan. #jadifollower
24. (duh no. 23 nya dobel lagi..maaf). #jadifollower perlu punya passion to know what the boss want before he/she even say it to you
25. Bedakan antara "cari muka" dengan work extra miles...cari muka seringkali nggak menunjukkan performance..lips sevice aja. #jadifollower
26. Work extra miles adalah kunci untuk grow dalam bekerja ...#jadifollower
27. Di awal-awal kerja, I spend a lot of weekends untuk belajar produk dan process...nggak nunggu ditraining. #jadifollower
28. ...and I learn bahwa ga perlu blaming orang lain or situation when things goes wrong...karena blaming ga nyelesain masalah...#jadifollower
29. Daripada blaming dan ngedumel, mending try to learn di mana mistakes-nya, and nanya gimana baiknya ke orang-orang yang pengalaman. #jadifollower
30. Oiya, salah satu boss yang saya kagumin adalah Hadi Ismail, orang Irish-Jews-Egypt (gilak ya? what a combination). #jadifollower
31. Hadi yang ngajarin saya bahwa #jadifollower itu ada waktunya untuk berani menyampaikan pendapat berbeda
32. Dia bilang, "if you just ok and agree on what I said, why should I hire you?". Nancep banget kata-kata itu. #jadifollower
33. Lalu bermetamorfosislah saya menjadi "rebel"...tapi rebel dengan strong rationalities di belakang pendapat saya yang beda itu. #jadifollower
34. Rationalities and Data...that's what boss needed when you try to make your points. #jadifollower
35. ...And make your points direct to the point. Putar-putar dan berbunga-bunga tapi nggak ada isinya cuma bikin bête boss. #jadifollower
36. #jadifollower , jadi anak buah, adalah proses seperti juga jadi leader...never stops learning and listening. #jadifollower
37. Oleh karena itulah, good follower akan jadi good leader...and good leader akan tambah good kalau dia punya good follower. #jadifollower
38. Orang yang pas #jadifollower nya ga bisa good, kalau kebetulan jadi leader (entah karena apa), susah untuk jadi good leader...
39. Segitu dulu deh...namanya juga cerita...secapenya aja.. hihi...semoga bermanfaat! adios! #jadifollower
Click Here! Another Tweets: Eksposure
Click Here! Another Tweets: Eksekusi
1. Iya, ini bukan malam minggu, waktu biasanya saya sharing...tapi sudah lama tak sharing, dan sekarang sedang ada waktu...ngobrolin #eksposure ya!
2. Dalam meniti karir, #eksposure atau "tampil" itu penting. Eksposure yang baik, dalam waktu yang tepat, akan memuluskan karir
3. Kapan waktu #eksposure yang tepat? Salah satunya adalah ketika ada forum di mana para pimpinan perusahaan/organisasi hadir.
4. Pada saat berkumpulnya para pemimpin tersebut, pertanyaan, jawaban, komentar, dan body language adalah panggung #eksposure untuk berkarir
5. Komentar/jawaban/pertanyaan yang singkat, to the point, dan logis, memberikan #eksposure yang bagus bagi orang-orang yang meniti karir
6. Sementara itu, berlama-lama dalam memberikan komentar atau jawaban atau pertanyaan..apalagi yang kontennya kosong, membuat #eksposure yang buruk
7. Bagi para leaders, orang-orang yang berpendapat atau bertanya secara muter-muter (kadang pakai kutip mengutip segala), malah bikin sebel. #eksposure
8. Jadi, selalu pikirkan content of comments dan questions sebelum mengeluarkannya...bukan bunga-bunganya agar kelihatan pintar. #eksposure
9. How to get right #eksposure dalam sebuah forum yang dipenuhi para leaders? Intinya adalah be prepared! Kuasai content dari topiknya
10. Paling males kalau ada orang di dalam forum yang tiba-tiba ingin komentar atau bertanya, tapi out of context....mereka pasti dapat negative #eksposure
11. Begitu juga pas dapat kesempatan presentasi di depan para leaders...ini "panggung" banget. Think how to deliver it uniquely. #eksposure
12. Leaders akan ingat pada orang-orang yang unique dalam presentasi, komentar, dan pertanyaannya. Bukan pada orang yang mengikuti kebiasaan. #eksposure
13. Uniqueness itu penting dicari untuk #eksposure. Karena, "cheap trick" (yang penting asal nanya duluan, atau asal komen) will not fly!
14. (Intermezzo)...damn, udah lama nggak sharing di twitter, apa yang mau ditulis keluarnya dari otak ini lama euuuy... :) #eksposure
15. I like sharp comments....contextual, kritis, dan to the point..makin berbeda dengan pendapat saya malah makin get my attention. #eksposure
16. Komen "saya ingin menambahkan pendapat si Anu..." tapi isinya ga beda atau cuma cheap trick aja, bakalan bikin bad #eksposure
17. Begitu juga dengan pertanyaan yang out of context dan berlama-lama (kadang bilangnya mau nanya tapi malah cerita)..hadeuuh...cepe d. #eksposure
18. #eksposure sangat ditentukan oleh penguasaan content dan confidence ketika menyampaikannya. if you get these two, akan sangat memukau.
19. Tadi pagi saya bawa anak muda dari kantor untuk presentasi di depan tokoh pengusaha. He blew the audience with his confidence. #eksposure
20. Body language also plays important role dalam #eksposure. Jangan pernah keliatan ngantuk saat ada di forum yang penuh dengan your leaders!
21. Show your energy (ga perlu sampe lompat-lompat juga sih :) ) in front of the leaders. Keep eye contact (bukan starring lho!). #eksposure
22. In the crowd that full of your leaders, jangan malu untuk mendatangi mereka dan memperkenalkan diri dengan baik. #eksposure
23. Biasanya dlm rapat-rapat dengan leaders, diminta juga untuk memperkenalkan diri around the table...nah ini saatnya show uniqueness! #eksposure
24. Memperkenalkan diri dengan "saya si Anu, kerja di bagian Anu, dan sudah kerja sekian lama" adalah biasa bingits! ga cukup dapat #eksposure
25. Minggu lalu salah satu anak muda di team saya mencoba memperkenalkan diri dengan bahasa Italy, karena leadernya orang Italy! Keren! #eksposure
26. Introducing ourselves, the first 30 second to 1 minutes..adalah panggung #eksposure yang penting. Semakin unik, semakin bagus exposurenya
27. Dengan sedikit jokes...sedikit aja tapi..biasanya joking about self, akan menimbukan keunikan dalam introducing self. Good #eksposure
28. So, #eksposure adalah seni dan knowledge antara continuum "cari muka" dan "malu2".
29. Kalo kebanyakan, jadi keliatan "cari muka" dan "cheap trick"...kalau kesedikitan, ga ada keunikan yang bisa diingat orang. #eksposure
30. Inget aja, karir ditentukan bukan dalam hal-hal yang resmi. Seringkali dari obrolan para leaders saat minum-minum dan makan-makan. #eksposure
31. Begitu nama kita disebut oleh leaders "hey, ada si Anu, saya ketemu di sana, and he/she is cool!"..nah, pintu karir kebuka. #eksposure
32. Dan karena "never wait until someone bring you up in your career, but find the way to move up", maka #eksposure perlu distrategikan.
33. That's it about #eksposure malam ini...semoga berguna. Happy find your way to get exposed nicely! niiite!
Click Here! Another Tweets: Eksekusi
Click Here! Another Tweets: Buku-buku yang menginspirasi saya
1. Lama tidak sharing...akhir tahun adalah measurement penting dari komponen penting dalam management, yaitu #eksekusi
2. Sebagus apa pun visi, planning, atau charisma leader, at the end of the day pembuktiannya adalah #eksekusi.
3. Dalam soal leadership, selalu dikatakan "The real leaders are those who get things done!" #eksekusi
4. Saya melihat banyak sekali leaders yang naik karirnya, terekspose luar biasa, tapi kemudian terlupakan karena #eksekusi nya tak bagus
5. Legacy leadership dibentuk dari Say/Do ratio....apa yang dikatakan dan apa yang dihasilkan. #eksekusi
6. Adakalanya hasil #eksekusi nya tidak sesuai rencana, tapi orang tetap respek jika melihat ada aksi yang dilakukan untuk mencapai tujuan
7. Yang parah adalah rencana muluk sekali, kadang tak rasional, lalu #eksekusi lemah...dan excusenya adalah blaming others!
8. Bagaimana membuat Strategi #eksekusi yang baik? pertama dimulai dari membuat action plan..simply dengan what, who, when, how
9. Dalam Action Plan, ada yang disebut Milestones...nah, milestones ini penting dicapai untuk menunjukkan bahwa kita benar-benar kerja...#eksekusi
10. Visi dan planning perlu terus disosialisasikan...tapi kebanyakan visi tanpa milestones yang sudah dicapai akan membosankan! #eksekusi
11. Dalam #eksekusi , diperlukan team yang masing-masing tahu apa yang harus mereka lakukan...everybody accountable!
12. Selalu saja ada "Free Rider" dalam team..orang-orang yang tak kerja, hanya omong, dan akui kerja orang lain sebagai hasil kerjanya. #eksekusi
13. Bagi leaders, para "Free riders" ini harus diisolasikan tugasnya, dan kasih tugas lebih besar...biasanya mereka kabur sendiri. #eksekusi
14. Bagi team nya yang punya "Free Riders", jangan terpengaruh dan habiskan waktu untuk protes. Just get your things done! #eksekusi
15. Agar #eksekusi bisa dilakukan dengan baik, jangan pernah takut untuk mengganti orang yang tak capable. Leaders cannot satisfy everybody
16. Nah, karena zaman sekarang uncertainty sangat tinggi, strategi #eksekusi juga harus punya flexibilitas yang tinggi
17. Adaptasi team adalah kunci strategi #eksekusi dalam dunia yang penuh uncertainty seperti sekarang ini.
18. Kemampuan team untuk beradaptasi ditentukan oleh passion mereka untuk mempelajari hal baru, dan melakukan refleksi. #eksekusi
19. Satu hal penting, jangan pernah mengorbankan integritas dalam melakukan #eksekusi
20. Monitor, monitor, evaluate, dan evaluate! dua hal penting yang selalu harus dilakukan dalam #eksekusi
21. Makanya ada yang dinamakan "Operating Rhythm"...ritual monitoring dan evaluasi dalam rangkaian #eksekusi.
22. Jangan pernah nyuekin atau menomorduakan Operating Rhythm. Sekali dilanggar, ritmenya akan kacau. #eksekusi jadi berantakan.
23. #eksekusi yang baik tak pernah melupakan reward dan punishment. Good leaders celebrate milestones!
24. Ada yang nanya milestones itu apa...ini adalah tonggak pencapaian...dalam satu tahap #eksekusi ada beberapa hasil yang dianggap sebagai tonggak capaian
25. Kita yang define sendiri milestones tersebut...sesuatu yang hasilnya kelihatan oleh orang lain. Misalnya dalam bangun rumah, pondasinya sudah selesai.
26. Lanjut #eksekusi ...leaders tak boleh takut dengan protes dalam eksekusi. Good leaders berani menerima pukulan agar bisa get things done
27. Dan leaders juga harus siap pasang badan untuk teamnya ketika #eksekusi diganggu orang lain.
28. Teman saya CEO dari salah satu BUMN pernah bilang, agar #eksekusi berhasil, leaders harus punya mentalitas "nothing to lose"
29. Kalau leaders hanya sibuk untuk nyenengin bossnya dalam #eksekusi , maka dia akan kehilangan trust dari teamnya.
30. #eksekusi itu bergantung pada seluruh team...dan team harus trust leadersnya agar eksekusi itu berhasil...bukan takut, tapi trust!
31. Gitu deh...sedikit cerita ttg #eksekusi. Action Plan, Operating Rhythm, Flexibility, Trust, Disiplin, dan Openess...itu kuncinya.
32. Oya, terakhir, #eksekusi itu memerlukan speed....dan speed tidak dihasilkan dari lamunan...tapi dari kerja dan effort utk akselerasi
33. Hayuk atuh, kita #eksekusi target 2015! Tak bisa dengan hope saja....karena Hope is ot A Strategy.. Nite Nite! :)
Click Here! Another Tweets: Nasib
Click Here! Another Tweets: Buku-buku yang menginspirasi saya
1. Iya, sudah malam...tapi ini adalah waktu "me time" untuk sharing...dan berefleksi...malam ini ingin nulis tentang #nasib
2. #nasib seringkali jadi "kambing hitam" untuk tidak mau berusaha sekuat tenaga. Pasrah pada nasib sering jadi tameng kemalasan
3. Saya percaya pada #nasib...karena di agama yang saya anut, ada keyakinan bahwa Tuhan yang menentukan segala-galanya. Dan saya percaya itu.
4. Yang saya tidak percaya adalah, #nasib bisa diramal, diketahui sebelumnya. Kalau saya percaya ini, berarti Tuhan main mata dengan peramal.
5. Tentu saja ada kalanya #nasib yang diramal terjadi seperti ramalan...Kebetulan bisa saja terjadi. Tapi bukan berarti bisa dijadikan acuan.
6. Karena #nasib baru diketahui sesudah terjadi, maka apakah kita hanya akan menunggunya sampai datang?
7. Saya pilih tidak menunggu #nasib...saya akan berusaha mencari nasib seperti yang saya inginkan.
8. Kalau ternyata nanti hasil usaha saya berbeda dengan #nasib yang datang ke saya, maka perjuangan saya berikutnya adalah berusaha untuk rela.
9. Karena awal berusaha mencari #nasib tadi seyogyanya sudah dilandasi pada keyakinan bahwa akhirnya Tuhan yang menentukan.
10. Dan apakah #nasib hanya berhenti di satu titik saja? Tak ada kelanjutannya? Tak akan ada nasib-nasib yang lain yang akan datang?
11. Ketika saya kehilangan kaki tak bisa berjalan lagi, satu #nasib sudah datang pada saya. So? should I stop and not pursuing my dream?
12. #nasib bersifat continue...tak berhenti sebelum kita mati. Tak perlu berhenti berusaha ketika satu kali #nasib yang tak asik datang pada kita
13. Siapa tahu #nasib tak baik yang kita terima satu saat ternyata adalah jalan baru menuju nasib yang lebih baik di kemudian hari.
14. Oleh karena itu, kalau ada yang bilang tak boleh menyerah pada #nasib, ada benarnya...karena nasib-nasib lain bisa jadi sedang menunggu
15. #nasib itu, kalau yang datang nasib baik, biasanya dicuekin...dianggap ini karena hasil kerja sendiri...kalau jelek aja, disalahin
16. #nasib baik pun, bisa jadi adalah jalan menuju ke arah nasib yang tak diinginkan nantinya...Makanya, yang penting adalah proses menjalaninya
17. Kita berjalan dari satu titik awal yang kita tahu, ke satu titik stop yang kita tidak tahu...titik stop adalah #nasib. Ada banyak perjalanan
18. Ada banyak titik awal dan titik stop dalam hidup. Tiap orang beda-beda titik-titiknya. Makanya beda-beda juga #nasib nya. Beda-beda pula jalannya.
19. Tugas kita adalah berjalan dari dua titik tersebut. Mengisi perjalanan tersebut agar titik stop nya seperti yang diinginkan. #nasib
20. Kalau titik stop pertama tidak seperti yang diinginkan, #nasib buruk,...oke lah..tapi jangan berhenti di situ. Jalan lagi ke titik berikutnya.
21. At the end, yang penting adalah perjalanannya. Perjalanan mencari #nasib itu yang menentukan perbedaan manusia. Bukan nasibnya.
22. Mau jalannya sambil terseok-seok, atau sambil tegap, tak ada bedanya. #nasib tak ditentukan oleh caranya berjalan...
23. Usaha berjalannya yang penting. Usaha untuk terus mencapai #nasib yang diinginkan. Tak peduli beberapa jauh harus terus berjalan
24. Karena perjalanan mencapai #nasib yang diinginkan ini tak pernah tau kapan selesai, maka perjalanan tersebut harus dibuat "fun"...dibikin asik
25. Makanya hidup itu harus dinikmati...karena #nasib yang datang tak tahu yang diinginkan atau yang tidak, dan tak tahu kapan datangnya...
26. Begitulah....sharing sekaligus refleksi untuk diri sendiri...semoga bermanfaat...selamat menikmati perjalanan anda! ciao! #nasib
Click Here! Another Tweets: Buku-buku yang menginspirasi saya
Click Here! Another Tweets: Decision Making
1. Ada pertanyaan tentang #buku2x apa saja yang menginspirasi saya sejak sekolah menengah, kuliah, dan awal kerja...hmm...let me try to share
2. Saya cukup rakus dan ngacak baca bukunya...sejak pertama kali dibacakan majalah Bobo di umur 2 tahun, I fall in love with #buku2x
3. #buku2x pertama yang banyak mempengaruhi saya adalah komik...terutama komik silat.. :) my imagination ikut terbang-terbang dengan cerita silat ini.
4. Karena tak mampu beli, jaman SD itu cara saya baca komik adalah dengan menyewanya. Pengarang fave saya adalah Man, Djair dan Henky. #buku2x
5. Masih SD juga, then saya tenggelam dalam #buku2x Khoo Ping Ho. Cerita silat selalu ada konteks budi pekerti, tanggung jawab, dan keberanian
6. Nah, saat SMP, #buku2x yang mempesona saya adalah buku-buku tentabg sains, tentang penemu, tentang "pemberontak"...
7. Mungkin buku "serius" pertama yang memberikan pengaruh banyak terhadap cara pikir saya adalah "Filsafat Ilmu" nya Jujun Suriasumantri. #buku2x
8. Buku "Filsafat Ilmu" tersebut saya baca saat saya baru masuk SMA. Ada pembahasan memukau tentang Logika-Estetika-Etika di situ. #buku2x
9. Filsafat, menurut saya, perlu diperkenalkan sejak awal pada anak muda. Ini menjadi landasan berpikir, berimaginasi, berefleksi. #buku2x
10. Lalu ada buku tua "Alam Pikiran Yunani" karangan Muhammad Hatta. Saya seperti diperkenalkan pada dunia dengan buku ini. #buku2x
11. Oh, buku "Seratus Tokoh" nya Michael Hart juga memberi pengaruh pada saya. Karena belum ada google saat itu, ini jadi kayak babon. #buku2x
12. Then saya mulai "berkenalan" agak mendalam dengan Rasulullah dan para sahabatnya dengan #buku2x sejarah dari Haekal.
13. Lalu datanglah badai sastra itu. Mochtar Lubis dengan "Harimau-Harimau" nya membuat saya jadi lapar pada #buku2x sastra lama Indonesia
14. Kulminasi jatuh cinta saya pada sastra adalah saat saya berhasil "mencuri baca" #buku2x terlarang saat itu, bukunya Pramudya Ananta Toer!
15. "Bumi Manusia" nya Pram, buat saya adalah sastra terhebat, yang mempengaruhi saya untuk "melawan dengan sebaik-baiknya..sehormat-hormatnya.." #buku2x
16. Ketika mulai "jatuh cinta", #buku2x roman mulai mendominasi...yang paling indah adalah "Burung-Burung Manyar" nya Romo Mangun...ah, buku ini..:)
17. Salah satu buku yang juga mempengaruhi saya saat SMA adalah Max Havelaar nya Multatuli. Kembali, pelajaran "melawan"...#buku2x
18. Lalu saya mulai baca-baca #buku2x Soekarno...entah kenapa, tak terlalu jatuh cinta saya..kecuali pledoinya itu saja.
19. Saya lebih banyak terlena pada pemikiran-pemikiran humaniora dari Soedjatmoko. #Buku2x ini memberi pelajaran banyak tentang empati
20. Satu hari di akhir tahun 80an, terbitlah buku Romo Mangun yang berjudul "Di Bawah Bayang-Bayang Adikuasa". Buku ini dahsyat! #buku2x
21. Buku tersebut membuat saya belajar tentang "Berefleksi" melihat sesuatu dan berpikir tentang kejadian yang saya alami di Negara saya. #buku2x
22. Karena kebiasaan "pengen baca #buku2x yang dilarang pemerintah saat itu", maka saya pun membaca Das Kapital, Mein Kampf..dst.. hehe..
23. Well, #buku2x "terlarang saat itu" memberi pengaruh pada saya untuk "melihat dari kacamata yang berbeda..dan menghargai pendapat orang lain"
24. Mungkin karena jaman itu belum ada wiki, but I always inspired by #buku2x biography..cerita tentang orang. My fave selalu tentang tokoh-tokoh yang "melawan"
25. Lalu saya suka semua #buku2x nya Mas Arswendo Atmowiloto. Yang paling keren adalah Senopati Pamungkas!
26. Ketika mulai bekerja, maka buku Jack Welch "Control Your Destiny or Someone Else Will" adalah pengangan saya. #buku2x
27. Buku Jack Welch ini membuka mata banget tentang lead self, lead others, lead company. And other #buku2x nya Jack juga keren
28. #buku2x tentang globalisasi? banyak banget...Thomas Friedman, David Korten, Paul Krugman, dan Joseph Stiglitz bagus2x...
29. Tapi kalau harus diambil 1 buku tentang globalisasi, maka saya akan ambil "A Spendid Exchange" karangan Wiliam J. Bernstein. #buku2x
30. Begitu juga #buku2x mengenai leadership, followership...banyak yang bagus...saya suka Barbarra Kellerman karena pendekatannya terbalik terus
31. Kalau harus ambil 1 saja dari #buku2x leadership?...hmm I will pick buku lama "Letters of a Businessman to His Son" by G. Kingsley Ward
32. Buku "letter of a .." ini bukan buku ngetop...tapi isinya tentang pembelajaran diri yang luar biasa. This book inspired me a lot! #buku2x
33. Kalau harus pick 1 buku saja tentang biography? Definitely buku biographynya musisi blues Buddy Guy "When I Left Home". #buku2x
34. Bukunya Buddy Guy ini buat saya lebih dari cerita tentang music dan musician..tapi cerita tentang "survival", tentang "connecting the dot" #buku2x
35. Lalu, kalau harus pick 1 buku saja tentang sastra? wah...ini berat...but I will pick "Bumi Manusia" nya Pram. It is just so powerful. #buku2x
36. Ya! I love books..i love reading..baik buku baru, maupun buku lama. Setiap hari, sedikitnya sebelum tidur saya tetap baca buku. #buku2x.
37. Gitu deh, crita soal #buku2x nya. Smoga bermanfaat. Btw, sekarang lagi baca apa? Kalau saya "Surkumur Mudukur dan Plekenyun" nya Mas Wendo.
Click Here! Another Tweets: Decision Making
Click Here! Another Tweets: Ajaran Yang Kadang Terlupakan
1. October udah mau habis, belum ada sharing bulan ini...Let's discuss about making #decision dalam konteks manajemen dan leadership tonight.
2. Everybody knows, bahwa making #decision adalah tugas berat bagi seorang leader. Strategy ditentukan dari keputusan yang diambil.
3. Satu hal yang paling penting dalam #decision making adalah, tak boleh ragu-ragu. Karena apaaa? Karena yang boleh ragu-ragu hanya icuk.. :) #joking
4. Karena setiap #decision selalu ada konsekuensinya, maka lakukan semua hal yang bisa dianalisis sebelumnya. Pertanyaannya, berapa lama mau analisis?
5. Kelamaan bikin #decision, bisa lewat keretanya...kalo kecepetan, bisa tak cukup hitung impactnya. Seni dan science nya ada di sini.
6. Ada banyak tools dan methodology untuk #decision making dalam management. Malam ini kita tak bahas itu technical things.
7. Easiest & simple way adalah bikin tabel dua kolom...kolom 1 adalah pluses dari #decision tersebut, dan kolom 2 adalah negativesnya.
8. Bukan rocket science...tapi dalam banyak presentasi saya untuk ambil #decision, tools 2 kolom tersebut adalah alat komunikasi yang efektif dan cepat
9. We need to listen to every input and feedback when we want to make #decision. Yes, but we need to have time limit for that listening
10. Send email to all the team yg kita mau dengar pendapatnya dlm #decision yg mau diambil. Give time limit. No response mean agree.
11. Karena dalam ambil #decision tak bisa satisfied everybody, maka leader siap dgn rationaltas yg baik saat terjadi protes.
12. Many times, kita mengambil #decision yg team kita mayoritas setuju. We listen to them. This is ideal situation.
13. But there should be a time, kita bilang "I hear you all, but this is my #decision". Karena pada akhirnya, leader yang bertanggung jawab
14. Yang penting buat environment dan culture bahwa team kita tahu dan merasa bahwa mereka punya hak bersuara terhadap #decision yang mau diambil
15. Keseringan ambil #decision sendiri yang beda dengan aspirasi team, maka good people in your team will leave you
16. Tapi keseringan ambil #decision berdasar keinginan semua orang, tanpa keyakinan diri sendiri, maka kredibilitas sebagai leader akan lemah.
17. Ada balance nya antara follow pendapat team dan "I hear enough and this is my #decision". Pengalaman saya maybe about 70:30.
18. Oya, satu hal yang pasti, kalau urusan integrity dan compliance, maka #decision nya adalah tak ada kompromi
19. Kalau harus pecat orang, ya pecat. Kalau harus rugi ga dapat proyek, ya ga dapat. Integrity tak bisa dikorting dalam #decision
20. Kala harus membuat #decision yang tidak popular, pahami benar rasionalitasnya, komunikasikan secara transparan, dan putuskanlah dengan cepat.
21. Jangan menunda-nunda #decision dengan harapan masalah akan selesai dengan sendirinya. Resiko late decision seringkali lebih besar.
22. Dalam pengalaman saya, better make wrong #decision but we have time to learn and make a better one next time dari pada late decision.
23. When we make wrong #decision. Tak ada cara lain yang ampuh selain mengakuinya, dan responsible terhadap hal tersebut...serta learn from it.
24. Blaming others dalam wrong #decision hanya akan membuat kita jadi leaders yang kerdil dan kehilangan trust
25. Tak perlu cari wangsit atau tanya "orang pintar" dalam making #decision. Management butuh rasionalitas dan ketegasan diri.
26. Selalu siapkan option yang out of the box dalam making #decision. Options tersebut memberikan ruangan untuk bereksperimen.
27. Interestingly, banyak #decision yang bagus-bagus dalam case studies management lahir dari options yang out of the box tersebut...the "Why Not?" things
28. Sering saya challenge diri saya dan team untuk assess option "Why Not?" tersebut sebelum making #decision. Assessment ini berguna sekali.
29. Jangan mengambil #decision saat sedang emosi atau saat perasaan clouding rasionalitas.
30. Saat harus mengambil #decision yang berat, tips untuk ingatkan diri bahwa "leaders deal with tough issues" seringkali membantu untuk kuat.
31. Walaupun kadang ada #decision yang dibuat berdasarkan gut feeling...tetap harus ada rasionalitasnya yang bisa dijelaskan.
32. Terutama dalam kondisi krisis dan waktu terbatas, ada #decision yang diambil berdasar gut feeling. Sesuatu yang diyakini adalah benar.
33. Jam terbang dan learn from past #decision biasanya akan membantu keputusan yang harus pakai gut feeling seperti itu.
34. At the end, dalam #decision making, leaders harus paham benar masalahnya, opsi-opsinya, time limitnya, dan impact dari decisionnya.
35. Begitulah tentang #decision making malam ini. Semoga ada gunanya. Salam!
Click Here! Another Tweets: Ajaran Yang Kadang Terlupakan
Click Here! Another Tweets: Listening